Bab [35] Dua Puluh Menit

Mengingat Nabila Hartini masih menunggu di luar, Melati Handayani refleks mendorong pria di depannya sekuat tenaga.

“Pak Lukman, tolong jaga diri dong.”

“Jaga diri?” Bibir Adrian Lukman sudah menempel di tulang selangkanya, tangan kasarnya bergerak liar.

Dia hafal titik lemah tubuh Melati Handaya...

Masuk dan lanjutkan membaca