Bab [44] Peristiwa Besar dalam Hidup

Melati Handayani menendang-nendang, berusaha melepaskan diri, tapi Adrian Lukman malah menahan kedua kakinya dan memaksa tubuhnya merunduk ke arahnya.

“Kenapa? Beneran mau sama Galih Wijaya? Makanya segitunya nolak gue?”

Napasnya yang panas bercampur bau alkohol menyapu wajahnya, ujung lidahnya te...

Masuk dan lanjutkan membaca