Bab 118 Hanya Anda Tidak Memiliki Hadiah

“Makasih banget,” kata Caca sambil memutar bola mata dan mengatupkan rahang.

Ia meliuk keluar dari pelukan Jaka lalu melangkah beberapa langkah menjauh. Setelah itu ia berhenti, menoleh, dan menatapnya lagi.

Jaka kelihatan benar-benar bingung. “Kenapa sih?” tanyanya.

Belum sempat ia menyelesaikan...

Masuk dan lanjutkan membaca