Cinta yang Bersemi Lagi: Kesempatan Kedua

Cinta yang Bersemi Lagi: Kesempatan Kedua

Sweet · Selesai · 192.4k Kata

336
Populer
336
Dilihat
0
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Selama tiga tahun, aku tak lebih dari sekadar istri pajangan yang tak dianggap. Sementara suamiku, Bima sang konglomerat, menghujani perempuan simpanannya dengan kemewahan bernilai puluhan miliar rupiah, aku hanya bisa menyaksikan keluargaku didorong ke jurang kehancuran.

Dengan hati hancur, kutinggalkan surat cerai yang telah kutandatangani dan melarikan diri. Namun, mimpi buruk yang sesungguhnya baru menghantamku di sebuah rumah sakit di luar negeri: dokter menyatakan putri yang baru saja kulahirkan meninggal dunia. Saat itu juga, duniaku runtuh dan gelap gulita.

Enam tahun kemudian, aku kembali. Bukan lagi sebagai ibu rumah tangga yang lemah dan menyedihkan, melainkan sebagai seorang pakar medis jenius bertaraf internasional, didampingi oleh dua putra kembarku yang luar biasa cerdas.

Lalu, kenyataan yang memuakkan itu pun terungkap. Putriku ternyata tidak mati. Dia diculik, dikurung di balik tembok tinggi Mansion keluarga Wibowo, dan disiksa oleh simpanan Bima hingga menderita autisme. Kini, perempuan gila itu bermaksud menyingkirkanku selamanya, sementara Bima tiba-tiba saja mati-matian berusaha menjeratku agar tetap berada di sisinya, mengemis sebuah kesempatan kedua.

Tapi kali ini, aku tidak akan lari. Atas tahun-tahun yang terampas, siksaan yang diderita putriku, dan kehancuran keluargaku—aku akan memastikan kalian membayar semuanya. Berkali-kali lipat.

Bab 1

Di kamar tidur megah di mansion itu, Charlotte Foster duduk mengangkangi James Martin.

Tangan James terikat, dan tubuhnya terlalu teler oleh obat untuk bisa melawan. Charlotte buru-buru merobek pakaiannya.

Dada telanjang James dan perutnya yang berotot terpampang jelas; Charlotte tak kuasa menelusurinya dengan telapak tangan.

“Wah… badanmu beneran jadi,” gumamnya.

Mata James tertutup kain penutup mata. Suaranya dingin, tertahan. “Charlotte, kamu main api. Lepasin aku sekarang!”

Charlotte menyunggingkan senyum miring, nada bicaranya santai seolah tak ada yang perlu diperdebatkan. “Kita kan suami-istri. Ini normal.”

James meronta sekuat tenaga, tapi tubuhnya terlalu lemas. “Kalau kamu sentuh aku hari ini, kamu bakal nyesel seumur hidup!”

Setiap kata meneteskan ancaman, membuat Charlotte refleks mundur sedikit.

Ia menatap James dengan raut bimbang. Penutup mata itu menyembunyikan tatapan garangnya, tapi hidungnya yang mancung dan bibir yang rapi itu tak mungkin salah.

Saat ia hampir mengurungkan niat, Charlotte tiba-tiba teringat semua momen di mana ia diabaikan dan diperlakukan dingin selama tiga tahun pernikahan mereka.

Tekadnya membuncah. Dengan keras kepala, ia menarik turun celana James.

“Kamu…!” James murka sampai tak keluar kata-kata.

Ia tak pernah menyangka Charlotte yang biasanya penurut dan pengecut berani membiusnya dan mengikatnya begini. Tepat ketika ia hendak bicara lagi, ia merasakan kelembutan yang menenggelamkan semua pikiran.

Wajah James mendadak kosong.

Di sisi lain, kening Charlotte yang halus dan cantik mengernyit rapat.

Kenapa tak ada yang pernah bilang rasanya sesakit ini?

Ia sudah menonton banyak video “panduan” untuk persiapan malam ini.

Charlotte menahan nyeri dan bergerak sedikit, tapi sakitnya membuatnya tak tahan hingga lolos erangan kecil.

Pada saat itu, James berhasil membebaskan tangannya dan membalik posisi—mengambil alih.

Mata James, sejernih batu permata, menyala oleh hasrat dan kebuasan ketika ia mencengkeram pergelangan tangan Charlotte.

“Karena kamu yang minta,” ucapnya rendah, menggeram. “Aku kabulin.”

Charlotte meronta, menahan sakit; matanya berkilat oleh air. Ia menancapkan giginya ke bahu James.

Saat itu, James seperti kapal perang yang menerobos lapisan es yang membungkus dirinya.

Mata Charlotte memerah—seperti bunga poppy yang remuk namun tetap menyala, cukup sekali pandang saja untuk mengundang iba.

Pada akhirnya, James menunduk dan mengecup air mata di sudut mata Charlotte.

Gairah yang semula mengaum perlahan melunak, mengalir seperti aliran mata air yang jinak.

Ketika semuanya selesai, James terlelap dalam tidur yang dalam dan tenang.

Namun Charlotte memandangi bekas ciuman yang berserakan di tubuhnya, memaksa tubuhnya yang lelah bangkit, lalu meninggalkan berkas cerai yang sudah ditandatangani. Tanpa ragu, ia pergi meninggalkan kota.

Ia duduk di pesawat yang membawanya ke luar negeri, menatap gemerlap malam di luar jendela dan merasakan getir yang menyesakkan.

Ia dan James terikat bahkan sebelum mereka lahir—nenek mereka dulu sahabat karib.

Namun keluarga Foster sudah lama jatuh. Mereka dikhianati dan dihancurkan dalam sekejap mata.

Kakek-neneknya meninggal karena terpukul. Ayahnya dipaksa mengakhiri hidup. Ibunya menghilang.

Dalam satu malam, hidup Charlotte terjungkal dari langit ke jurang. Ia jatuh miskin sampai uang sekolah pun tak sanggup ia bayar.

Nenek James-lah yang memberi Charlotte identitas baru dan membiayai pendidikannya.

Di ranjang kematiannya, perempuan tua itu membuat James bersumpah untuk menikahi Charlotte dan selalu memperlakukannya dengan baik.

Karena rasa terima kasih—dan karena cinta pada James—Charlotte memilih melepaskan studinya demi menjadi ibu rumah tangga.

Keputusan itu sangat mengecewakan mentornya, Brad Thornton.

Di hari terakhir Charlotte di kampus, Brad pernah berkata bahwa menggantungkan seluruh harapan pada seorang lelaki hanya akan berujung pada kekecewaan.

Tapi Charlotte masih muda, masih percaya cinta bisa menaklukkan apa pun.

Ia yakin, kalau ia memberikan seluruh hatinya pada James, suatu hari ia bisa melunakkan dingin yang menyelimuti laki-laki itu. Namun kenyataan menamparnya keras—dan kata-kata Brad terbukti terlalu nyata.

Tiga tahun diabaikan, tiga tahun dianggap tak ada, meninggalkan luka yang menggerogoti pelan-pelan.

Puncaknya terjadi di acara lelang minggu lalu.

Sebagai Nyonya Martin, Charlotte bahkan tak diizinkan datang mendampingi James. Ia hanya bisa menonton berita hiburan di rumah—melihat James dan Daisy Lynn berdiri berdua di bawah kilatan kamera, mendengar mereka dipuji-puji sebagai pasangan yang serasi.

James bahkan sempat menghamburkan jutaan untuk perhiasan Daisy, seolah-olah semua pengorbanan Charlotte selama ini cuma bahan lelucon yang kejam.

Charlotte tidak menyesali keputusannya sedikit pun. Ia sudah siap menanggung apa pun akibatnya.

Surat cerai itu adalah sisa terakhir martabat yang bisa ia pertahankan dalam pernikahan ini.

Saat James terbangun menjelang petang, mengusap kepala yang nyut-nyutan, ia berniat mencari Charlotte untuk mempersoalkan banyak hal. Namun langkahnya terhenti begitu melihat berkas perceraian tergeletak di atas meja.

Waktu berlari cepat, dan tanpa terasa enam tahun sudah lewat.

Hari ini adalah malam penganugerahan RNS Awards—penghargaan internasional tertinggi di bidang riset biomedis, puncak yang diidamkan begitu banyak orang sepanjang hidup mereka.

Pembawa acara di atas panggung berkata dengan suara menggelegak penuh antusias, “Terima kasih sudah hadir di acara penganugerahan ini. Mari kita sambut penerima penghargaan hari ini, Ms. Foster!”

Lampu ruangan langsung berubah. Sorot utama jatuh tepat pada Charlotte dalam gaun malamnya.

Ia berdiri tegak, anggun, wajahnya halus dan tenang—indah seperti karya yang dijaga rapat-rapat oleh langit.

Dengan gaun emas berkilau, Charlotte melangkah pelan namun pasti menuju panggung.

Brad, lelaki tua berwajah teduh, tersenyum hangat saat mengalungkan medali ke lehernya dan menyerahkan piala penghargaan itu.

“Kau tahu, Charlotte,” ucap Brad, suaranya lembut namun tegas. “Aku senang sekali kau akhirnya kembali ke jalurmu. Puncak karier seharusnya jadi tujuan terbesarmu—bukan mengekor seorang pria seperti pembantu yang tak pernah dibayar.”

Charlotte menggenggam piala itu dengan kedua tangan. Matanya dipenuhi sesuatu yang bergetar—rasa lega, perih, juga bangga—mengingat enam tahun kerja keras yang pada akhirnya membawanya ke sini, membuktikan dirinya dengan cara paling nyata.

Ia mengangguk mantap. “Terima kasih karena selalu percaya sama saya. Saya akan terus mendorong riset ini. Saya nggak akan berhenti sampai di sini.”

“Bagus,” balas Brad. “Aku juga menaruh harapan besar padamu.”

Selesai acara, Charlotte kembali ke institut bersama Brad.

Ia sempat mengurus beberapa berkas di lantai bawah. Ketika naik, langkahnya sedikit lambat, sampai tiba-tiba ia mendengar suara Brad yang terdengar putus asa, “Kalian ini mau membongkar institut, ya?!”

Jantung Charlotte menegang. Ia langsung berlari ke lantai dua.

Begitu melihat keadaan di dalam, amarahnya meledak sampai nyaris membuat kepalanya berkunang.

Noah Foster dan Andy Foster sama-sama mengenakan baju terusan kartun warna-warni, duduk di lantai di tengah kekacauan potongan alat yang berserakan.

Itu set instrumen paling mahal di seluruh institut—nilainya hampir menyentuh angka sembilan digit.

“Kalian ngapain?” Charlotte menerobos masuk, wajahnya keras.

Noah, wajah kecilnya belepotan kotor, menatap serius sambil mengangkat satu komponen. “Mommy, kita lagi lomba,” katanya dengan sungguh-sungguh.

Charlotte terpana. “Lomba?”

Andy menyahut tanpa menoleh, tangannya sibuk mencoba memasang bagian lain. “Iya, Mommy. Aku sama Noah lomba siapa yang paling cepat ngerakit alatnya.”

Noah dan Andy adalah anak-anak yang Charlotte lahirkan setelah ia tiba di Mirathia.

Ia tak pernah menyangka James sedemikian “berhasil” sampai hubungan semalam saja berujung pada anak kembar tiga.

Sayangnya, putri bungsu mereka meninggal tak lama setelah lahir—kehabisan napas saat proses persalinan.

Sejak kecil, Noah dan Andy punya ketertarikan yang tak masuk akal pada bongkar-pasang. Hampir semua perabot rumah pernah jadi korban eksperimen mereka—dan sekarang, mereka naik level: institut riset.

Charlotte menatap wajah mereka yang serius, penuh semangat, seolah sedang mengerjakan hal paling penting sedunia. Dalam hati ia mengingatkan diri sendiri: Mereka anakmu.

Ia menarik napas. “Sekarang kita rakit ulang bareng-bareng. Dan mulai hari ini, kalian nggak boleh masuk institut tanpa izin Mommy!”

Noah menatapnya dengan mata bulat yang mendadak sendu. “Mommy…”

Namun wajah Charlotte tetap teguh. “Mau merengek kayak apa pun, keputusan Mommy nggak berubah. Ini nggak bisa ditawar!”

“Iya…” Andy ikut menunduk lesu.

Dengan kerja sama mereka bertiga, instrumen itu akhirnya terpasang kembali. Baru saja Charlotte mengembuskan napas lega, ia berbalik dan mendapati Brad menatapnya dengan wajah serius.

“Charlotte,” kata Brad, “proyek terbaru institut ada di Eldoria. Itu penting untuk arah riset kita ke depan, dan kamu yang paling cocok untuk memegangnya.”

Wajah Charlotte seketika pucat saat mendengar nama Eldoria—karena ia tahu, James ada di sana.

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Kesayangan CEO

Kesayangan CEO

1k Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dalam sebuah persekongkolan, Gu Mengmeng menikahi kakak perempuan tertuanya, dan calon kakak iparnya menjadi seorang suami. Sejak saat itu, ia memulai kehidupan pernikahan yang harmonis setiap malam.
Dia adalah kaisar gelap yang ditakuti semua orang, dikabarkan kejam dan kejam, dan tegas, tetapi dia hanya memanjakannya tanpa hukum.
Suatu hari, reporter bertanya: "Nyonya Lu, apakah Anda memiliki sesuatu yang perlu ditakuti?"
Gu Mengmeng tidak meneteskan air mata di wajahnya.
Dia hanya takut pada dua hal sekarang.
Pertama, cium suamimu!
Kedua, suami tercinta setelah mematikan lampu!
Bapak Ryan

Bapak Ryan

131.1k Dilihat · Selesai · Mary D. Sant
"Apa yang tidak bisa kamu kendalikan malam ini?" Aku memberikan senyum terbaikku, bersandar di dinding.
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.


Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.

Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.

Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!

Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.

Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.
7 Malam dengan Tuan Black

7 Malam dengan Tuan Black

59.5k Dilihat · Selesai · ALMOST PSYCHO
PERINGATAN: Buku ini mengandung adegan seks eksplisit yang sangat detail... sekitar 10-12 bab. Tidak cocok untuk pembaca muda!

"Apa yang kamu lakukan?" Dakota mencengkeram pergelangan tanganku sebelum mereka menyentuh tubuhnya.

"Menyentuhmu." Bisikan keluar dari bibirku dan aku melihat matanya menyipit padaku seolah aku telah menghinanya.

"Emara. Kamu tidak akan menyentuhku. Hari ini atau kapan pun."

Jari-jarinya yang kuat meraih tanganku dan menempatkannya dengan tegas di atas kepalaku.

"Aku di sini bukan untuk bercinta denganmu. Kita hanya akan bercinta."

Peringatan: Buku Dewasa 🔞
. . ......................................................................................................

Dakota Black adalah pria yang diselimuti karisma dan kekuasaan.
Tapi aku membuatnya menjadi monster.
Tiga tahun lalu, aku mengirimnya ke penjara. Secara tidak sengaja.
Dan sekarang dia kembali untuk membalas dendam padaku.
"Tujuh malam." Katanya. "Aku menghabiskan tujuh malam di penjara busuk itu. Aku memberimu tujuh malam untuk tinggal bersamaku. Tidur denganku. Dan aku akan membebaskanmu dari dosamu."
Dia berjanji untuk menghancurkan hidupku demi pemandangan yang bagus jika aku tidak mengikuti perintahnya.

Pelacur pribadinya, begitu dia memanggilku.

🔻KONTEN DEWASA🔻
Setelah Bercinta di Mobil dengan CEO

Setelah Bercinta di Mobil dengan CEO

86.9k Dilihat · Sedang Diperbarui · Robert
Setelah dikhianati oleh pacarku, aku langsung beralih ke temannya, seorang CEO tampan dan kaya, dan tidur dengannya. Awalnya aku pikir itu hanya tindakan impulsif semalam saja, tapi aku tidak pernah menyangka bahwa CEO ini sudah lama tergila-gila padaku. Dia mendekati pacarku hanya karena aku...
Pelacur Kakakku

Pelacur Kakakku

11.1k Dilihat · Selesai · Melody Raine
"Ucapin, Payton! Minta aku buat kamu klimaks dan kamu akan klimaks seperti belum pernah sebelumnya." Dia berjanji padaku. Saat dia mengatakannya, jarinya menelusuri segitiga kecil celana dalamku.
"Tolong, Jake. Sekarang. Buat aku klimaks." Aku memohon.
Payton selalu menjadi gadis baik sepanjang hidupnya. Dia hanya ingin keluar dari rumah ibu dan ayah tirinya dan menjalani hidupnya sendiri. Yang tidak dia duga adalah saudara tiri yang sudah lama hilang tiba-tiba muncul dalam hidup mereka dan menjadi teman sekamarnya. Memang benar dia adalah mantan Marinir dengan perut berotot, tapi dia juga seorang mekanik motor yang suka bicara kotor padanya. Kata-katanya membuat Payton bergetar dalam antisipasi, dan tangannya membuat tubuhnya berkedut dan kejang.
Perangkap Ace

Perangkap Ace

30.4k Dilihat · Selesai · Eva Zahan
Tujuh tahun yang lalu, Emerald Hutton meninggalkan keluarga dan teman-temannya untuk bersekolah di New York City, sambil memeluk hatinya yang hancur, demi melarikan diri dari satu orang saja. Sahabat kakaknya, yang telah ia cintai sejak hari dia menyelamatkannya dari para pengganggu saat berusia tujuh tahun. Hancur oleh anak laki-laki impiannya dan dikhianati oleh orang-orang yang dicintainya, Emerald belajar untuk mengubur kepingan hatinya di sudut terdalam ingatannya.

Hingga tujuh tahun kemudian, dia harus kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan kuliahnya. Tempat di mana sekarang tinggal seorang miliarder berhati dingin, yang dulu hatinya yang mati pernah berdetak untuknya.

Terluka oleh masa lalunya, Achilles Valencian telah berubah menjadi pria yang ditakuti semua orang. Kehidupan yang membakar telah memenuhi hatinya dengan kegelapan tanpa dasar. Dan satu-satunya cahaya yang membuatnya tetap waras adalah Rosebud-nya. Seorang gadis dengan bintik-bintik dan mata pirus yang dia kagumi sepanjang hidupnya. Adik sahabatnya.

Setelah bertahun-tahun berjarak, ketika saatnya akhirnya tiba untuk menangkap cahayanya ke dalam wilayahnya, Achilles Valencian akan memainkan permainannya. Permainan untuk mengklaim apa yang menjadi miliknya.

Apakah Emerald akan mampu membedakan api cinta dan hasrat, serta pesona gelombang yang pernah membanjirinya untuk menjaga hatinya tetap aman? Atau dia akan membiarkan iblis itu memikatnya ke dalam perangkapnya? Karena tidak ada yang pernah bisa lolos dari permainannya. Dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan permainan ini disebut...

Perangkap Ace.
Pak Limbong, Nyonya telah meninggal. Kami turut berdukacita.

Pak Limbong, Nyonya telah meninggal. Kami turut berdukacita.

7k Dilihat · Sedang Diperbarui · Aji Pratama
Setelah kematiannya yang tragis, didorong oleh keputusasaan dan pengkhianatan, miliader yang dulu memburu balas dendam kini hanya bisa bersujud memohon ampun.
Dia pernah menjadi istrinya selama tiga tahun, namun takkan pernah bisa menyaingi cintanya selama sepuluh tahun terhadap wanita lain.
Ketika Aku Mencintaimu

Ketika Aku Mencintaimu

725 Dilihat · Selesai · Yulinda Li
Cinta. Bolehkah seorang Shakila memperjuangkannya? Bertahan atas nama CINTA.
Bahagia. Meski terkadang, Shakila tahu untuk saat ini ia belum mendapatkan cinta.

Memperjuangkan cinta sepihaknya. Mengejar laki-laki yang telah memiliki seorang kekasih. Tapi, bukankah seseorang memiliki sebuah alasan ketika ia memutuskan untuk terus berjuang?

Shakila bukanlah seorang pelakor, namun tanpa sengaja sebuah peristiwa membuat dirinya dapat menikah dengan pria impiannya.
Tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan baginya. Namun, berbanding terbalik dengan Delvin Arsalan Davendra. Bos Shakila itu menganggap jika pernikahannya adalah salah. Benar-benar salah. Tetapi, untuk saat ini ia tak mungkin menceraikan Shakila dengan cepatnya.

Lantas, bagaimana dengan saat yang akan datang? Apa Delvin masih menganggap jika pernikahannya adalah kesalahan? Atau malah sebaliknya?
Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder

Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder

3.5k Dilihat · Sedang Diperbarui · Dewi Sartika
Setelah bertahun-tahun menghilang, Sari tiba-tiba mengumumkan comebacknya, membuat para penggemarnya menangis haru.
Dalam sebuah wawancara, Sari mengaku masih single, menyebabkan sensasi besar.
"Nyonya Limbong bercerai" langsung melesat ke puncak trending search.
Semua orang tahu Ari Limbong adalah taktisi yang kejam.
Persis ketika semua orang mengira dia akan menyikat habis Sari, sebuah akun baru terdaftar memberi komentar di profil pribadi Sari: "Bersimpuh di lantai atau di hadapanku, pilih!"
Terjebak Dengan Tiga Bos Seksi Saya

Terjebak Dengan Tiga Bos Seksi Saya

31.7k Dilihat · Selesai · Oguike Queeneth
"Memekmu basah banget buat kami, minta banget buat dipakai." Suaranya yang dalam membuatku merinding.

"Kamu mau itu, sayang? Kamu mau kami kasih apa yang diinginkan memek kecilmu?"

"Y...ya, Pak." Aku menghela napas.


Kerja keras Joanna Clover selama kuliah terbayar ketika dia mendapat tawaran pekerjaan sebagai sekretaris di perusahaan impiannya, Dangote Group of Industries. Perusahaan ini dimiliki oleh tiga pewaris mafia, mereka tidak hanya memiliki bisnis bersama, tetapi juga kekasih dan sudah bersama sejak masa kuliah.

Mereka tertarik secara seksual satu sama lain tetapi mereka berbagi segalanya bersama termasuk wanita dan mereka menggantinya seperti baju. Mereka dikenal sebagai playboy paling berbahaya di dunia.

Mereka ingin berbagi dirinya, tapi apakah dia akan menerima kenyataan bahwa mereka juga bercinta satu sama lain?

Apakah dia akan mampu menavigasi antara bisnis dan kesenangan?

Dia belum pernah disentuh oleh pria sebelumnya apalagi tiga sekaligus. Apakah dia akan menurut?
Dimanjakan oleh Miliarder setelah Dikhianati

Dimanjakan oleh Miliarder setelah Dikhianati

366.7k Dilihat · Sedang Diperbarui · FancyZ
Menikah selama empat tahun, Emily tetap tidak memiliki anak. Diagnosis rumah sakit membuat hidupnya terjun ke neraka. Tidak bisa hamil? Tapi suaminya jarang di rumah selama empat tahun ini, jadi bagaimana dia bisa hamil?
Emily dan suaminya yang miliarder berada dalam pernikahan kontrak; dia berharap bisa memenangkan cintanya melalui usaha. Namun, ketika suaminya muncul dengan seorang wanita hamil, dia putus asa. Setelah diusir, Emily yang tunawisma diambil oleh seorang miliarder misterius. Siapa dia? Bagaimana dia mengenal Emily? Yang lebih penting, Emily hamil.
Bapak Forbes

Bapak Forbes

16.6k Dilihat · Selesai · Mary D. Sant
"Menunduklah. Aku ingin melihat pantatmu saat aku menyetubuhimu."

Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.

"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.

"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.

Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.



Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.

Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.

Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.

Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.