Bab 165: Kembang Api Di Seluruh Kota, Mekar Untukmu

“Patah.”

Citra sedari tadi mengamati dengan saksama, tapi si penjual tersenggol orang yang lewat, membuat kupu-kupu gulali yang sedang dibentuknya kehilangan satu sayap.

Sekilas sesal melintas di mata Citra. Si penjual ikut merasa nggak enak, lalu menoleh dan berkata, “Aduh, maaf ya, Nona. Yang in...

Masuk dan lanjutkan membaca