Dibeli oleh Pangeran Milyarder

Dibeli oleh Pangeran Milyarder

· Sedang Diperbarui · 147.9k Kata

1.2k
Populer
1.2k
Dilihat
0
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Gadis itu adalah seorang mahasiswi yang ingin menyelamatkan saudara perempuannya. Pria itu berusaha untuk menyelamatkan keluarganya. Bersama-sama, mereka berdua menemukan arti sesungguhnya dari cinta dan pengorbanan…. Mahasiswa Ari Douglas baru saja mengetahui kalau saudara perempuannya, Henley, mengidap leukemia. Tanpa asuransi, mereka tidak punya banyak pilihan dan harapan. Kemudian seorang teman memberitahu Ari tentang AmericanMate, sebuah layanan perjodohan yang elit nan modern. Atas bujukan sahabatnya, Grayson juga memutuskan untuk mencoba AmericanMate. Tetapi dia punya satu syarat: Dia akan serius menjalaninya untuk seumur hidup. Tidak pernah ada sejarah perceraian dalam silsilah keluarga monarki... baik satupun. Dapatkah dua hati yang saling mengorbankan demi kepentingan keluarga mereka jatuh cinta satu sama lain?
Dibeli oleh Pangeran Milyuner diciptakan oleh Theresa Oliver, seorang penulis eGlobal Creative Publishing.

Bab 1

"Hai, bu! Ada apa?" Setelah melihat siapa yang menelepon, Ari Douglas–mahasiswi tahun kedua–langsung mengangkatnya pada dering pertama. "Mau aku bawakan sesuatu untuk makan malam nanti?" Biasanya Ari tinggal di asrama di Universitas New York dan akan pulang kerumah untuk mengunjungi ibu dan adiknya pada akhir pekan. Tapi dia tidak pulang minggu lalu, jadi dia akan pulang malam ini untuk menebusnya.

"Tidak perlu khawatir tentang itu sekarang." Suara ibunya terdengar lembut, sama seperti ketika dia masih kecil dan ibunya tidak ingin membuat dia khawatir.

"Ada apa, bu?" Ari berhenti di trotoar kampus dan memiringkan kepalanya ke arah ponsel untuk mendengarkan dengan lebih jelas.

Ibunya menghela napas. "Ari, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, tapi Henley pingsan di lintasan lari hari ini."

"Apa?" Suara Ari meninggi beberapa oktaf.

Lintasan lari merupakan olahraga kesukaan adiknya, saat dia tidak ada kelas untuk dihadiri, dia akan menghabiskan setiap waktu berlatih untuk lomba.

Ari memindahkan telepon ke telinganya yang lain dan menggelengkan kepala. "Aku sudah duga suatu hari dia pasti akan pingsan karena terlalu memaksakan diri! Apakah dia baik-baik saja?"

"Dia baik-baik saja." Ari dapat mendengar senyum dalam nada suara ibunya yang berusaha untuk tetap tegar. "Mereka memintanya untuk menginap dan menjalankan beberapa tes, tapi tidak ada yang perlu dikhawatirkan."

"Aku akan segera kesana." Ari kembali berjalan ke arah kamar asramanya. "Di kamar mana dia dirawat?"

Ari mendengarkan, dia berusaha mengingat informasi yang diberikan sambil mempercepat langkahnya dan menahan diri untuk tidak berlari. Ketika masuk ke kamar, dia segera mengucapkan selamat tinggal pada ibunya dan mematikan telepon. Dia kemudian mengambil tas duffel miliknya dan mulai memasukkan beberapa barang ke dalam tas, untuk berjaga-jaga, dia mengemasi barang-barang yang cukup untuk beberapa hari.

"Ada kebakaran?" Tanya Vickie. Vickie Thompson dan Ari berteman baik sejak menjadi teman sekamar di tahun pertama mereka. Sekarang mereka sudah di tahun kedua dan sangat menantikan sisa tahun mereka di kampus. Ari berpikir untuk melanjutkan kuliahnya ke jenjang Magister setelah menyelesaikan kuliahnya di jurusan Menulis Kreatif terlebih dahulu.

"Henley pingsan di lintasan lari hari ini." Ari dengan cepat mengambil beberapa barang dari lemari dan laci kemudian melemparkannya ke ranjang.

Mata cokelat Vickie terbelalak, sangat kontras dengan rambut dan kulitnya yang berwarna cokelat muda. "Apakah dia baik-baik saja?"

Ari mengedikkan bahunya tanpa memperlambat langkahnya. "Dia di rumah sakit." Dia kemudian menutup dan menyampirkan tasnya ke bahu. "Tolong beri tahu pada dosen aku tidak akan hadir pada kelas besok. Aku akan mengirimkan pesan padanya ketika sempat." Ari mengikat rambut cokelat panjangnya menjadi kuncir kuda, hal yang biasa dia lakukan ketika sedang terburu-buru.

Vickie memeluknya. "Hati-hati saat menyetir." Dia kemudian melepaskan pelukannya dan menatap Ari, "dan jangan mengebut."

Ari menyeringai. "Baik, bu." Beberapa menit kemudian, Ari sudah berada di dalam perjalanan menuju Queens dengan mobil VW kodok miliknya, berharap tidak ada hal serius yang terjadi.


Di rumah sakit, Ari melihat ibunya di dalam ruangan dan segera menghampiri untuk memeluknya. "Bagaimana keadaannya?"

Celeste melepaskan pelukannya dan menuntun Ari ke kursi terdekat di ruang tunggu. "Seperti yang ibu bilang, ini harusnya bukan apa-apa, tapi dokter ingin melakukan beberapa tes."

Ari tidak ingin membuat ibunya lebih khawatir lagi, tapi dia merasa dokter tidak mungkin menyuruh orang tinggal untuk melakukan tes tanpa alasan. "Di mana dia sekarang?"

Ibunya mengedikkan kepalanya ke arah pintu. "Mereka sedang melakukan tes, setelah selesai mereka akan menempatkannya di ruangan."

Ari mengangguk, kemudian menghembuskan napas dalam-dalam.

Ibunya meremas tangan Ari dengan lembut. "Jangan khawatir, kecuali memang ada hal yang perlu kita khawatirkan."

Ari tersenyum lemah, "Aku hanya berharap ada sesuatu yang bisa aku lakukan untuk membantu."

Mereka merasa telah menunggu berhari-hari ketika malam itu dokter membuka pintu. "Nyonya Douglas?"

"Di sini!" Ucap Celeste sambil mengangkat tangannya.

Dokter itu menyeberangi ruangan dengan alis yang menyatu khawatir dan bibir terkatup membentuk garis lurus. "Mari bicara sebentar."

Ibunya mengangguk, namun Ari merasa khawatir. Dokter tidak mungkin mengajak bicara secara pribadi tanpa alasan.

Dokter menunggu mereka masuk ke ruangan dan menutup pintu.

"Bagaimana keadaan Henley?" Tanya Celeste cemas, sebuah kerutan terbentuk diantara alisnya.

Dokter menghela napas. "Hasilnya belum pasti, kita akan tahu secara pasti setelah menjalankan beberapa tes lagi."

"Kira-kira apa hasilnya?" Tanya Ari tanpa dapat menahan ketegangannya. Dia benci saat dokter bicara berbelit-belit, akan lebih baik apabila mereka bicara langsung ke intinya.

"Leukemia," dokter berkata datar.

Celeste membelalak. "Apa Anda yakin?"

"Kami tidak akan tahu pasti sampai tes lain dijalankan," ulang dokter sambil menatap mereka dengan mata sedih. "Tapi, ya, saya khawatir begitu."

Air mata ibunya mengalir, dia tidak bisa berbicara sepatah kata pun.

Ari meremas tangan ibunya untuk memberikan dukungan. "Apa yang dapat kami lakukan?"

Dokter kemudian menghabiskan satu jam berikutnya untuk memberitahu mereka mengenai pengobatan kemoterapi dan Transplantasi Sel Punca setelah masa remisi. Banyaknya informasi membuat Ari pusing.

Setelah dokter meninggalkan ruangan, ibunya menatap Ari dan berkata dengan suara pelan, "Ari, ibu tidak punya asuransi." Setelah ayah Ari meninggalkan mereka enam tahun yang lalu, ibunya bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran lokal. Meskipun tipnya lumayan, namun tidak ada keuntungan lainnya. Tentu saja, tidak ada asuransi.

"Jangan khawatir, bu." Dia memeluk ibunya. "Semuanya akan baik-baik saja. Kita akan pikirkan suatu cara." Saat ia merasakan air mata ibunya di pundaknya, Ari diam-diam bertekad untuk melakukan apapun juga demi membantu adiknya.


"Bu, aku ingin ke kantin di bawah untuk minum kopi." Ari berdiri dan merenggangkan tubuhnya di tengah malam, kesulitan untuk tidur. "Ibu mau?"

Celeste menggeleng. "Tidak, Sayang, terima kasih."

Ari mengangkat alisnya. "Apakah ibu akan baik-baik saja sendirian?"

Ibunya mengangguk. "Ya, tentu saja. Ibu akan baik-baik saja." Dia kemudian memaksakan senyum. "Hei! Seharusnya ibu yang mengurus kamu, bukan sebaliknya."

Ari tersenyum. "Ibu, kita pasti bisa melalui ini bersama." Dia kemudian memeluk ibunya dengan singkat. "Lagipula, ibu tidak perlu melindungiku lagi. Aku bukan anak kecil lagi."

Celeste tertawa. "Sayang, kau memang sudah bukan anak kecil lagi dari dulu. Ibu rasa kau terlahir sebagai orang dewasa."

Ari tertawa kecil kemudian turun ke kantin, merenungkan ke mana dia harus mencari uang untuk pengobatan Henley. Kecuali mencuri di bank, tidak ada yang cara lain untuk mendapatkan uang banyak. Dikarenakan harus membayar biaya kuliah Henley dan dirinya, uang yang tersisa tidak banyak. Ari memutuskan untuk membatalkan sisa kelasnya dan berhenti kuliah sampai dia menemukan jalan keluar.

Ari kemudian dengan serius mempertimbangkan untuk merampok bank. Dia bisa berpura-pura membawa pistol dan masuk ke bank. Hanya di sanalah tersedia uang yang dia butuhkan...

Ide-ide bermunculan di kepala Ari dan sebuah rencana sudah mulai terbentuk saat dia memasuki kantin. Normalnya, dia tidak mungkin mempertimbangkan untuk merampok bank, namun situasi yang sulit membutuhkan tindakan yang drastis. Dia berjalan di area antrean kantin, namun dikarenakan di jam-jam sekarang semua harus dilakukan dengan sendiri, Ari membuatkan dirinya segelas kopi dan berjalan ke kasir.

Di depannya tersedia gelas dengan beberapa pensil di dalamnya. "Boleh aku pinjam satu?"

Kasir mengayunkan tangan ke arah pensil dan tersenyum. "Silakan."

Ari mengambil satu pensil dan selembar serbet lalu melihat sekeliling dan tidak menemukan orang satu pun disana. Ari menghela napas lega, dia sedang tidak ingin mengobrol saat ini. Setelah membayar, dia memilih meja di pojok ruangan. Dia membutuhkan waktu untuk berpikir dan membuat rencana.

Ari membuat daftar beberapa cara untuk dirinya bisa mendapatkan uang. Merampok bank. Cek. Mengambil pinjaman. Cek. Dia menatap serbet itu sebentar, membaliknya dan mulai menulis rencana untuk merampok bank, ketika sebuah suara menyadarkannya dari lamunan.

"Maaf mengganggu, apakah ada yang duduk disini?"

Ari mendongak dan menghela napas sambil menutupi tisu tadi dengan tangannya. Ternyata seorang perawat dari ruang gawat darurat. Ari menggeleng dan mengisyaratkan dengan tangannya. "Duduklah." Dia kemudian menghela napas. "Maaf, tapi kurasa aku tidak akan jadi teman mengobrol yang baik malam ini."

Perawat itu memakai tanda pengenal dengan tulisan MELISSA. Dia menyesap kopinya. "Aku harap kamu tidak keberatan, tapi aku mendengar apa yang dokter katakan tadi di ruang tunggu. Aku turut berduka."

Ari memiringkan kepalanya. "Terima kasih, tapi ini belum berakhir."

Melisa mengangkat alis dan menatapnya khawatir. "Yah, jangan lakukan sesuatu yang bodoh. Akan ada jalan keluarnya."

Ari kembali menyesap kopinya. "Begini. Aku menghargai perhatianmu, tapi tidak akan ada yang mau membantu mahasiswi miskin tanpa asuransi."

"Aku harap itu tidak benar." Melissa menatap matanya. "Ini bukan urusanku, tapi apakah kau ada ide bagaimana mendapatkan uang?"

Ari tersenyum sinis. "Selain merampok bank? Tidak ada."

"Jangan lakukan itu." Melissa tersenyum dan mencondongkan badannya sambil berkata penuh konspirasi. "Aku punya ide."

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Jatuh Cinta pada Teman Ayah

Jatuh Cinta pada Teman Ayah

246.9k Dilihat · Selesai · Esliee I. Wisdon 🌶
Aku mengerang, membungkukkan tubuhku di atasnya, menyandarkan dahiku di bahunya.
"Tunggangi aku, Angel." Dia memerintah, terengah-engah, membimbing pinggulku.
"Masukkan ke dalam, tolong..." Aku memohon, menggigit bahunya, mencoba mengendalikan sensasi nikmat yang menguasai tubuhku lebih intens daripada orgasme yang pernah kurasakan sendiri. Dia hanya menggesekkan kemaluannya padaku, dan sensasinya lebih baik daripada yang bisa kuberikan sendiri.
"Diam." Dia berkata serak, menekan jarinya lebih keras ke pinggulku, membimbing cara aku menunggangi pangkuannya dengan cepat, meluncurkan pintu masuk basahku dan membuat klitorisku bergesekan dengan ereksinya.
"Hah, Julian..." Namanya keluar dengan erangan keras, dan dia mengangkat pinggulku dengan sangat mudah dan menarikku turun lagi, membuat suara hampa yang membuatku menggigit bibir. Aku bisa merasakan bagaimana ujung kemaluannya bertemu dengan pintu masukku dengan berbahaya...

Angelee memutuskan untuk membebaskan dirinya dan melakukan apa pun yang dia inginkan, termasuk kehilangan keperawanannya setelah memergoki pacarnya selama empat tahun tidur dengan sahabatnya di apartemennya. Tapi siapa yang bisa menjadi pilihan terbaik, jika bukan sahabat terbaik ayahnya, seorang pria sukses dan bujangan yang terkenal?

Julian terbiasa dengan hubungan singkat dan one-night stand. Lebih dari itu, dia tidak pernah berkomitmen pada siapa pun, atau hatinya dimenangkan. Dan itu akan membuatnya menjadi kandidat terbaik... jika dia bersedia menerima permintaan Angelee. Namun, dia bertekad untuk meyakinkannya, bahkan jika itu berarti menggoda dan mengacaukan pikirannya sepenuhnya. ... "Angelee?" Dia menatapku bingung, mungkin ekspresiku juga bingung. Tapi aku hanya membuka bibir, berkata perlahan, "Julian, aku mau kamu bercinta denganku."
Rating: 18+
Cinta Terlarang: Aku dan Ayah Sahabatku

Cinta Terlarang: Aku dan Ayah Sahabatku

53.8k Dilihat · Sedang Diperbarui · Ayuk Simon
CATATAN TENTANG ISI

BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL. ISINYA DEWASA KARENA DIBERIKAN RATING 18+. BUKU-BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT KAMU MENCARI VIBRATOR DAN MENINGGALKAN CELANA DALAMMU BASAH. Nikmati, cewek-cewek, dan jangan lupa untuk berkomentar.

XoXo

Dia menginginkan keperawananku.
Dia ingin memiliki diriku.
Aku hanya ingin menjadi miliknya.

Tapi aku tahu ini lebih dari sekadar membayar hutang. Ini tentang dia yang ingin memiliki diriku, bukan hanya tubuhku, tapi setiap bagian dari siapa diriku.
Dan yang paling gila dari semuanya adalah kenyataan bahwa aku ingin memberikan segalanya padanya.

Aku ingin menjadi miliknya.
Kecanduan Teman Ayahku

Kecanduan Teman Ayahku

63.3k Dilihat · Sedang Diperbarui · Keziah Agbor
PERINGATAN KONTEN!!!

BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL.
BUKU INI DIBERIKAN RATING 18+ DAN PENUH DENGAN KONTEN DEWASA.
BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU-BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT CELANA DALAMMU BASAH DAN MENCARI VIBRATORMU.
SELAMAT BERSENANG-SENANG, DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARMU.

**XoXo**

"Kamu akan menghisap kontolku seperti gadis baik yang kamu adalah, oke?"

Setelah bertahun-tahun dibully dan harus menghadapi hidupnya sebagai tomboy, ayah Jamie mengirimnya ke sebuah peternakan untuk bekerja pada seorang pria tua, tetapi pria tua ini ternyata adalah fantasi terliarnya.

Seorang pria yang menidurinya dan mengeluarkan sisi femininnya. Jamie jatuh cinta pada Hank, tetapi ketika wanita lain muncul, apakah Jamie memiliki dorongan untuk memperjuangkan pria yang memberi hidupnya sedikit bumbu dan makna untuk terus hidup?
Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku

Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku

9k Dilihat · Sedang Diperbarui · Rangga Wijaya
Namaku Kevin. Di usia tiga puluh tahun, aku dikaruniai seorang istri yang baik, cantik, dan memesona, terkenal dengan tubuhnya yang menakjubkan, serta keluarga yang bahagia. Penyesalan terbesarku berawal dari sebuah kecelakaan mobil yang merusak ginjalku dan membuatku menjadi impoten. Meskipun berada di dekat istriku yang menggairahkan dan penuh hasrat, aku merasa tidak mampu mencapai ereksi.

Ibuku meninggal sejak aku kecil, dan ayahku yang baik hati serta kuat telah mengambil peran untuk merawat anak-anakku di rumah. Segala upaya dan obat-obatan telah kucoba untuk mengembalikan fungsi ereksiku yang normal, namun semuanya sia-sia. Suatu hari, saat berselancar di internet, tanpa sengaja aku menemukan literatur dewasa yang melibatkan hubungan antara ayah mertua dan menantu, yang tanpa kusadari langsung membuatku terpikat dan terangsang.

Berbaring di samping istriku yang sedang tidur dengan tenang, aku mulai membayangkan wajahnya pada karakter menantu dalam cerita itu, yang membuatku terangsang sampai tingkat yang luar biasa. Aku bahkan menemukan bahwa membayangkan istriku bersama ayahku sendiri saat aku memuaskan diri sendiri, terasa lebih memuaskan daripada bercinta dengannya secara langsung. Menyadari bahwa aku tanpa sengaja telah membuka kotak Pandora, aku mengakui bahwa tidak ada jalan kembali dari kegembiraan baru yang tak terkendali ini...
Bermain Dengan Api

Bermain Dengan Api

12.2k Dilihat · Selesai · Mariam El-Hafi🔥
Dia menarikku ke depannya, dan aku merasa seperti sedang berhadapan dengan setan sendiri. Dia mendekatkan wajahnya ke arahku, begitu dekat hingga jika aku bergerak sedikit saja, kepala kami akan bertabrakan. Aku menelan ludah saat menatapnya dengan mata terbelalak, takut akan apa yang mungkin dia lakukan.

“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.

Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Terjebak Dengan Tiga Bos Seksi Saya

Terjebak Dengan Tiga Bos Seksi Saya

30.3k Dilihat · Selesai · Oguike Queeneth
"Memekmu basah banget buat kami, minta banget buat dipakai." Suaranya yang dalam membuatku merinding.

"Kamu mau itu, sayang? Kamu mau kami kasih apa yang diinginkan memek kecilmu?"

"Y...ya, Pak." Aku menghela napas.


Kerja keras Joanna Clover selama kuliah terbayar ketika dia mendapat tawaran pekerjaan sebagai sekretaris di perusahaan impiannya, Dangote Group of Industries. Perusahaan ini dimiliki oleh tiga pewaris mafia, mereka tidak hanya memiliki bisnis bersama, tetapi juga kekasih dan sudah bersama sejak masa kuliah.

Mereka tertarik secara seksual satu sama lain tetapi mereka berbagi segalanya bersama termasuk wanita dan mereka menggantinya seperti baju. Mereka dikenal sebagai playboy paling berbahaya di dunia.

Mereka ingin berbagi dirinya, tapi apakah dia akan menerima kenyataan bahwa mereka juga bercinta satu sama lain?

Apakah dia akan mampu menavigasi antara bisnis dan kesenangan?

Dia belum pernah disentuh oleh pria sebelumnya apalagi tiga sekaligus. Apakah dia akan menurut?
Mafia Posesifku

Mafia Posesifku

23.8k Dilihat · Selesai · Oguike Queeneth
"Kamu milik kami sejak pertama kali kami melihatmu." Dia berkata seolah aku tidak punya pilihan, dan kenyataannya dia benar.

"Aku tidak tahu berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk menyadari ini, sayang, tapi kamu milik kami." Suaranya yang dalam berkata, menarik kepalaku ke belakang sehingga matanya yang intens bertemu dengan mataku.

"Memekmu sudah basah untuk kami, sekarang jadilah gadis baik dan buka kakimu. Aku ingin mencicipinya, kamu mau lidahku menyentuh memek kecilmu?"

"Ya, p...papa." Aku mendesah.


Angelia Hartwell, seorang gadis muda dan cantik yang masih kuliah, ingin menjelajahi hidupnya. Dia ingin tahu bagaimana rasanya mengalami orgasme yang sesungguhnya, dia ingin tahu bagaimana rasanya menjadi seorang yang patuh. Dia ingin merasakan seks dengan cara yang terbaik, berbahaya, dan menggoda.

Dalam pencariannya untuk memenuhi fantasi seksualnya, dia menemukan dirinya di salah satu klub BDSM paling eksklusif dan berbahaya di negara ini. Di sana, dia menarik perhatian tiga pria Mafia yang posesif. Mereka semua menginginkannya dengan segala cara.

Dia menginginkan satu dominan, tetapi malah mendapatkan tiga yang posesif, dan salah satunya adalah dosen di kampusnya.

Hanya satu momen, hanya satu tarian, hidupnya berubah total.
Tak Terjangkau

Tak Terjangkau

19.7k Dilihat · Selesai · Aria Sinclair
Aku menikah dengan seorang pria yang tidak mencintaiku.
Ketika wanita lain menuduhku dengan fitnah, bukan hanya dia tidak membelaku, tapi dia malah berpihak pada mereka untuk menindasku dan menyakitiku...
Aku benar-benar kecewa padanya dan menceraikannya!
Setelah kembali ke rumah orang tuaku, ayahku memintaku untuk mewarisi miliaran aset, dan ibuku serta nenekku memanjakanku, membuatku menjadi wanita paling bahagia di dunia!
Pada saat ini, pria itu menyesal. Dia datang padaku, berlutut, dan memohon agar aku menikah lagi dengannya.
Jadi, katakan padaku, bagaimana seharusnya aku menghukum pria tak berperasaan ini?
Alpha Terlarangnya

Alpha Terlarangnya

1.9k Dilihat · Selesai · Moonlight Muse
"Ini salah..." dia merintih, kenikmatan menguasainya.

"Kamu menginginkanku sama seperti aku menginginkanmu, menyerahlah pada hasratmu sayang, dan aku akan membuatmu merasa sangat nikmat, sampai kamu tidak akan pernah ingin disentuh pria lain," bisiknya dengan suara serak, membuat inti tubuhnya berdenyut.

Itulah yang dia takutkan, bahwa ketika dia selesai dengannya, dia akan ditinggalkan hancur...


Scarlett Malone adalah seorang gadis serigala muda yang berani dan keras kepala, diberkati oleh dewi bulan sebagai Alpha Betina pertama.

Pindah ke kota baru bersama ibunya untuk memulai hidup baru, mereka disambut ke dalam kawanan baru dan keluarga baru. Hal-hal menjadi rumit ketika dia mulai merasa tertarik pada saudara tirinya yang tampan, cerdas, dan sombong, calon Alpha dari Kawanan Bulan Darah.

Apakah dia akan mampu mengatasi pikiran terlarang yang menguasai pikirannya dan membangkitkan kenikmatan yang dalam di dalam dirinya? Atau akankah dia mendorong batasannya sendiri dan menjelajahi perasaan terlarang yang membara di dalam dirinya?

Elijah Westwood, pria paling populer di sekitar, dan yang diinginkan setiap gadis untuk dicicipi. Seorang pemain yang tidak percaya pada cinta, maupun pasangan. Dia berusia dua puluh satu tahun dan tidak terburu-buru untuk menemukan jodohnya, menikmati hidup apa adanya, tanpa kekurangan wanita untuk dibawa ke ranjang.

Apa yang terjadi ketika dia pulang hanya untuk menemukan bahwa dia mulai melihat saudara tirinya dalam cahaya baru? Mengetahui bahwa ketika upacara perjodohan datang, dia akan menemukan pasangannya.

Apakah dia akan melawan segalanya untuknya, atau akankah dia melepaskannya?
Paket: Aturan Nomor 1 - Tidak Ada Pasangan

Paket: Aturan Nomor 1 - Tidak Ada Pasangan

16.1k Dilihat · Sedang Diperbarui · Jaylee
Bibir panas dan lembut menyentuh telinga saya dan dia berbisik, "Kamu pikir aku tidak menginginkanmu?" Dia mendorong pinggulnya ke depan, menggiling ke belakang pantat saya dan saya mengerang. "Benarkah?" Dia tertawa kecil.

"Lepaskan aku," saya merengek, tubuh saya gemetar dengan hasrat. "Aku tidak mau kamu menyentuhku."

Saya jatuh ke depan di atas tempat tidur lalu berbalik untuk menatapnya. Tato gelap di bahu Domonic yang berotot bergetar dan mengembang dengan hembusan napasnya. Senyum dalam dengan lesung pipitnya penuh dengan kesombongan saat dia meraih ke belakang untuk mengunci pintu.

Menggigit bibirnya, dia berjalan mendekati saya, tangannya menuju ke jahitan celananya dan tonjolan yang semakin membesar di sana.

"Kamu yakin tidak mau aku menyentuhmu?" Dia berbisik, membuka simpul dan menyelipkan tangan ke dalam. "Karena demi Tuhan, itulah yang selalu ingin aku lakukan. Setiap hari sejak kamu melangkah ke bar kami dan aku mencium aroma sempurnamu dari seberang ruangan."


Baru mengenal dunia shifter, Draven adalah manusia yang sedang melarikan diri. Seorang gadis cantik yang tidak ada yang bisa melindunginya. Domonic adalah Alpha dingin dari Red Wolf Pack. Sebuah persaudaraan dari dua belas serigala yang hidup dengan dua belas aturan. Aturan yang mereka sumpah tidak akan pernah dilanggar.

Terutama - Aturan Nomor Satu - Tidak Ada Pasangan

Ketika Draven bertemu Domonic, dia tahu bahwa dia adalah pasangannya, tetapi Draven tidak tahu apa itu pasangan, hanya bahwa dia telah jatuh cinta dengan seorang shifter. Seorang Alpha yang akan menghancurkan hatinya untuk membuatnya pergi. Berjanji pada dirinya sendiri, dia tidak akan pernah memaafkannya, dia menghilang.

Tapi dia tidak tahu tentang anak yang dikandungnya atau bahwa saat dia pergi, Domonic memutuskan aturan dibuat untuk dilanggar - dan sekarang apakah dia akan menemukannya lagi? Apakah dia akan memaafkannya?
Kesempatan Kedua Miliarder: Merebut Kembali Hatinya

Kesempatan Kedua Miliarder: Merebut Kembali Hatinya

10.4k Dilihat · Sedang Diperbarui · Sarah
Dulu aku percaya bahwa aku adalah wanita paling bahagia di dunia. Suamiku bukan hanya tampan dan kaya, tapi juga lembut dan penuh perhatian. Selama tiga tahun setelah pernikahan kami, dia memperlakukanku seperti seorang putri.

Namun, semuanya berubah pada hari aku melihat suamiku yang biasanya tenang dan pendiam, menyudutkan "saudara perempuannya" ke dinding, dengan marah menuntut, "Kamu memilih menikah dengan pria lain waktu itu. Apa hakmu untuk meminta apa pun dariku?!"

Saat itulah aku menyadari betapa dalamnya dia bisa mencintai seseorang—cukup untuk membuatnya menjadi gila.

Menyadari posisiku, aku diam-diam menceraikannya dan menghilang dari hidupnya.

Semua orang berkata bahwa Christopher Valence telah kehilangan akal sehatnya, putus asa mencari mantan istrinya yang tampaknya tidak berarti. Tidak ada yang tahu bahwa ketika dia melihat Hope Royston di lengan pria lain, rasanya seperti ada lubang yang tercabik di hatinya, membuatnya berharap bisa membunuh dirinya di masa lalu.

"Hope, tolong kembali padaku."

Dengan mata merah, Christopher berlutut di tanah, memohon dengan rendah hati. Hope akhirnya menyadari bahwa semua rumor itu benar.

Dia benar-benar sudah gila.

(Aku sangat merekomendasikan sebuah buku yang sangat menarik hingga aku tidak bisa berhenti membacanya selama tiga hari tiga malam. Buku ini sangat mengasyikkan dan wajib dibaca. Judul bukunya adalah "Cerai Mudah, Rujuk Sulit". Kamu bisa menemukannya dengan mencarinya di kolom pencarian.)
Istri Kontrak CEO

Istri Kontrak CEO

15.6k Dilihat · Sedang Diperbarui · Gregory Ellington
Dunia Olivia Morgan terbalik ketika dia menemukan pacarnya mengkhianatinya dengan temannya sendiri. Hancur dan tenggelam dalam hutang, dia terpaksa menerima kesepakatan tak terduga dengan Alexander Carter, CEO yang dingin dan penuh perhitungan dari Carter Enterprises. Sebagai imbalan untuk pernikahan kontrak selama satu tahun, Olivia menerima uang yang sangat dia butuhkan—dan promosi yang tidak pernah dia duga. Namun saat hubungan palsu mereka mulai mengaburkan batas antara bisnis dan kesenangan, Olivia merasa terombang-ambing antara pria yang menawarkan segalanya dan saingan bisnis yang menginginkan hatinya. Dalam dunia di mana pengkhianatan hanya satu langkah saja dan keinginan membara, Olivia harus menavigasi emosinya, kariernya, dan permainan berbahaya kekuasaan, gairah, dan rahasia. Bisakah dia menjaga hatinya tetap terlindungi sambil semakin jatuh ke dalam jaring nafsu dan cinta seorang miliarder? Atau akankah hati dingin Alexander mencair dalam panasnya chemistry mereka yang tak terbantahkan?