Bab 145 145. Pulau - Anger 2

Dominick menatapku seolah aku sudah gila. Mungkin aku memang sudah gila.

‘Kamu tidak gila. Kamu hanya meluapkan semua amarah yang terpendam,’ kata Kade.

Apapun itu, rasanya lega akhirnya bisa keluar.

“Anne, apa yang terjadi?” tanya Dominick bingung.

Aku menekan jariku di dadanya. "Aku tidak berenc...

Masuk dan lanjutkan membaca