Bab 241 241. Isla - Kejutan indah 2

Air mata sudah keburu mengalir di pipiku sebelum sempat kutahan. “Ini hal paling indah dan paling tulus yang pernah siapa pun lakukan buat aku,” ucapku, sementara tanganku meraih ke dalam kotak dan mengambil benda yang diletakkan rapi di sana.

Uri mengembuskan napas lega. “Kamu nggak tahu berapa ka...

Masuk dan lanjutkan membaca