Bab [19]: Cantika Kesuma dan Putri Maharani

Rizky Wijaya duduk termenung di sofa dengan kening berkerut.

"Cantika Kesuma... kenapa aku merasa tidak asing dengan nama ini?"

Ia menoleh ke arah Handi Kusuma. "Cari tahu soal dia. Aku mau bertemu orang ini."

Handi Kusuma menggaruk kepalanya yang tidak gatal, tampak sedikit kesulitan. "Pak Wijay...

Masuk dan lanjutkan membaca