Bab [21]: Ini Cantika Kesuma?

Di tangga darurat hotel, penampilan Handi Kusuma benar-benar menyedihkan.

Baru mencapai lantai delapan, napasnya sudah terengah-engah. Kedua kakinya gemetar tanpa henti, terasa seberat timah.

Sebaliknya, Rizky Wijaya terlihat jauh lebih santai.

Dia menoleh ke belakang, lalu mengerutkan kening ke...

Masuk dan lanjutkan membaca