Bab [40] Asap Perang di Lelang

Saat lampu sorot menerangi kotak kayu itu, perhiasan mewah di dalamnya langsung berkilauan memukau.

Rizky Wijaya menyipitkan matanya, menatap benda itu cukup lama.

Cantika Kesuma memandangi tusuk konde itu tanpa menunjukkan reaksi apa pun.

Baginya, cinta saat ini hanyalah buih sabun yang rapuh, s...

Masuk dan lanjutkan membaca