Bab [42] Putus Asa

Rizky Wijaya memejamkan matanya, ucapan Cantika Kesuma seolah kembali terngiang di telinganya.

"Kalau kamu bisa berbuat kejam, aku juga bisa. Mulai sekarang, kita tidak ada urusan apa-apa lagi!"

Seketika, Rizky Wijaya membuka matanya lebar-lebar. Hatinya gelisah dan kesal. Tidak bisa, dia harus se...

Masuk dan lanjutkan membaca