Bab [44] Fitnah dan Penjebakan

'Sialan! Pria brengsek itu benar-benar tidak tahu malu!'

Cantika Kesuma yang sejak tadi menguping, menghentakkan kakinya dengan kesal dan kecewa.

Pria itu selalu saja menggunakan Kakek sebagai senjata untuk menekan kelemahannya.

Cantika Kesuma buru-buru memberi isyarat mata kepada kakaknya.

Arya...

Masuk dan lanjutkan membaca