Bab [60] Membuka Jalan

"Kakek, menurutku, lebih baik lupakan saja ...."

Melihat ekspresi Cantika Kesuma yang rumit, Pak Tua Santoso mengira cucunya itu hanya malu-malu, jadi ia berkata dengan nada tegas.

"Tidak bisa begitu, ini sudah seharusnya menjadi hakmu!"

Namun, Kakek Wijaya yang duduk di sampingnya, mendengar ide...

Masuk dan lanjutkan membaca