Bab [84] Merusak Suasana

Pada saat yang bersamaan, ponsel Kakek Wijaya berdering.

Di seberang telepon, terdengar suara dokter yang hari itu bersekongkol dengannya untuk mengerjai kedua cucunya.

"Halo, Pak Wijaya. Cucu Anda hari ini benar-benar nekat, ya. Awalnya dia langsung mandi air dingin selama dua jam. Tapi fisiknya ...

Masuk dan lanjutkan membaca