Bab [87] Dendam

Mendengar ini, Arjuna Wijaya rasanya ingin sekali membenturkan kepalanya ke tahu yang paling empuk.

Dia benar-benar tidak menyangka, Putrinya yang satu ini ternyata begitu pendendam!

Pada akhirnya, Arjuna Wijaya hanya bisa pasrah melihat Maharani Kusuma mengambil pakaian dan tasnya, memasukkan sem...

Masuk dan lanjutkan membaca