Buku 2. Sembilan - Kembali di pangkalan 2

Aku langsung berbalik menghadap Cax.

Mulutku terasa kering saat melihat penderitaan yang terpancar dari tatapannya. Seolah dia telah menderita dalam waktu yang lama.

Banyak pikiran berdesakan di benakku, tapi kata-kata enggan keluar dari mulutku, jadi aku menunggu dia berbicara terlebih dahulu. ...

Masuk dan lanjutkan membaca