Bab [75] Sumber Api

Ferdi Ramadhan menggoyangkan ponselnya di depan wajah pedagang itu. "Sudah dikirim."

Ia berbalik hendak pergi, namun wanita paruh baya pemilik warung itu memanggilnya. "Hei, kamu belum bayar martabak telurnya!"

Ferdi Ramadhan menggigit martabak di tangannya, pipinya menggembung saat mengunyah. "La...

Masuk dan lanjutkan membaca