Bab [80] Lubang Jarum

Nara Wijaya tidak marah. Sebaliknya, ia tiba-tiba tersenyum, sudut matanya sedikit menyipit membentuk lengkungan yang menawan.

Napasnya sedikit terengah saat ia bertanya, "Pak Ferdi, kamu masih marah sekarang?"

Ferdi Ramadhan seketika terpaku.

Tanpa diduga, Nara Wijaya bertanya lagi, "Apa kamu ma...

Masuk dan lanjutkan membaca