Bab [81] Berjabat Tangan

Ferdi Ramadhan seketika berdiri, tubuhnya kaku seolah baru saja disambar petir. Tatapannya terkunci lurus kepada Nara Wijaya.

"Itu mustahil!"

"Nara Wijaya, itu hal yang sama sekali tidak masuk akal."

Nara Wijaya sedikit mendongak menatapnya. "Benar, kan? Bagaimana mungkin seseorang yang sudah men...

Masuk dan lanjutkan membaca