Bab 12

Ruang makan privat itu terasa pengap.

Mikael duduk kaku di kursinya, wajahnya pucat pasi seperti orang mau pingsan.

Seorang perempuan anggun bergaun hitam selutut berdiri di ambang pintu. “Pak Brown, berapa lama lagi Bapak butuh waktu untuk urusan pembayarannya?”

“Please, kasih saya beberapa meni...

Masuk dan lanjutkan membaca