
Pendahuluan
Cinta bukanlah perioritas hidup Deby. Satu hal yang ditekankan, ia bukan perempuan nakal, orang terjepit hidup ataupun menjual diri.
Hanya melihat 'peruntungan' hubungan bersama seorang presdir Alzero Corp. Terikat penuh ke balas dendam.
Hidup sederhana cukup, Deby tak mengharapkan hal lain.
Menjadi istri diatas kertas adalah sebab ia mau. Sementara licik, licin dan perempuan ular bukanlah pilihan terakhir.
Deby sendiri yang memposisikan diri sendiri. So..., hit with that do. Done.
Zenit Alzero pun bukan orang yang terjebak, ia yang menawarkan. Tak ada dusta antara mereka.
Deby seorang anak dari mafia yang punya dendam ke keluarga Arnais, sepupu Zenit Alzero. Deby menikah ke Zen adalah untuk akses balas dendamnya.
Bagaimana jadinya Devil bertemu evil?
Akankah hubungan mereka berjalan baik?
Semua adalah kisah cinta dan balas dendam. bisakah cinta sejati mempersatukan mereka?
Bab 1
Seorang perempuan menatap lurus. Tak ingin menembus jauh kedalam, cukup satu persatu dari yang terlihat. Well, yang tak terlihat, sudah tak perlu berusaha keras.
Tak mau menyusahkan diri, simpel.
Dunia ada untuk dinikmati, andai punya kesempatan untuk itu. Kalau tidak, ya sudah, tak perlu susah-susah. Berharap yang tidak-tidak. Bersyukurlah sedikit, baby.
Tak akan pernah bagi kita terlihat besar, kita akan terlihat kecil setiap saat. Sifat syukur tak dimiliki oleh orang lain. Tapi ya mau bagaimana?
Memang begitulah, kalau hidup sebegitu sulit, akan terus begitu. Sulit melihat dengan benar.
Pada saat itu, kita 'buta.'
"Mau tes kemampuan ranjangku, Tuan?"
Sang lawan bicara menyeringai bak iblis berwujud malaikat. Makhluk mitologi kuno yang terusir dari surga akibat membuat dosa.
Dosa yang sialnya malah membuat kuat, bukan menjatuhkan bagi semua hal. Banyak dunia buruk untuk itu.
"Em..., baby girl, apa kamu masih perawan?"
Jangan tanyakan eksperi si perempuan, ah ya wanita. Terserahlah, suka-suka hati mau memanggil orang itu apa. Bereksperimenlah luas-luas.
Yang jelas sang perempuan masih 'rapat.'
"You test me?"
"Wow, apakah itu ajakan?"
Seringaian kembali terlihat, ketulusan bukan lagi hal yang untuk sekarang. Ayo lihat dan kamu akan 'terpana.'
Kalau tak bisa, ya jatuh lebih dalam. Banyak darah dan nyawa melayang.
Kalau mampu, sang perempuan ingin menerkam langsung. Seperti orang kurang profesional yang langsung terlihat. Bisa, kok. Pada kenyataannya perempuan itu memang tak punya kemampuan apapun.
Tinggal berkesempatan atau tidak. Saat ada celah, sang perempuan akan langsung 'bermain.'
"Forget it. Sweetie, apa tujuanmu?"
Ketimbang langsung terobos, sang laki-laki lebih tertarik mengetahui niat sang perempuan. Itu lebih baik.
"Ayolah, kamu bertanya tadi, tidakkah mau memastikannya? Kemari, jatuhlah ke kubangan lumpur," ujar si perempuan yang lebih dikenal Deby tersebut.
Orang itu adalah seorang karyawan di sebuah restoran pizza, bukan wanita murahan yang sedang merayu orang 'high' memakai tubuh.
Bukan juga uang yang perempuan itu cari, yah meskipun bukan berasal dari orang kalangan atas. Hidup sederhana cukup. Tak perlu yang lain.
Namun..., dendam masa lalu membuat seorang Deby berubah menjadi orang bermuka dua. Ia bisa melakukan apapun. Ah no, hanya beberapa. Salah satunya mendekati orang yang sok tinggi yang ada dihadapannya.
Sepupu orang yang membuat sang perempuan memiliki dendam kusumat.
"Santai baby, aku bukan orang dungu haus tubuh perempuan. Coba jelaskan dulu hajatmu. Uang, kemewahan atau dendam," kata orang itu sambil menyeringai lagi.
Hal itu sudah biasa dalam hidupnya.
"Tuan..., aku juga bukan orang bodoh."
Sengaja suara perempuan itu ia buat semanja mungkin. Yang ia sendiri bahkan jijik dengan jenis suara darinya.
Apa itu masih Deby...?
Atau, perempuan murahan?
Hah..., betapa kejamnya hidup.
Menggoda bukanlah skilnya, ia hanya seorang karyawan pizza.
Tak mau uang kok, hidup Deby tak terlilit hutang.
No rentenir atau si penagih utang sok berkuasa. Tidak sama sekali. Bukan.
Himpitan hidup pun juga tak ada, Deby punya hidup normal. Meski orang tua yang sudah meninggal, orang itu tak membuat sang anak nelangsa.
Terhimpit hutang yang kemudian terjerumus pilihan terakhir menjaul diri sendiri. Tak ada kata 'terpaksa' disini, itu mainstream. Lalu Deby, suka yang ekstrem.
Perempuan itu masih perawan!
Jadi jangan bayangkan seorang perempuan bar ya.
Save me.
"Marry me, Mr. Alzero."
"What!"
Pelukan tersebut pun seketika terlepas. Menikah, yang benar saja!?
Mereka belum melakukan apapun lalu langsung minta nikah?
Katakan bersama lelucon dari pelawak dunia terkenal. Jangan mengada-ada!
"Why Mr. Alzero, Anda tidak mau?"
Zen menyeringai, perempuan 'polos' yang ia temui di club ini sangat menarik diawal. Lalu kenapa sekarang berubah jadi savege girl?
Padahal ia lebih cocok jadi baby girl daripada devil person.
Pakaian yang serba tertutup, minum kokail bukannya vodka dan whisky. Maybe, martini...?
Eh tahu-tahu malah cover.
Zen pikir, perempuan yang sedang berada di di pangkuannya ini adalah orang baik-baik yang tersesat. Salah masuk tempat, disini bukanlah hidupnya.
Lantas saat ditelurusi lebih jauh, ternyata orang ini bahkan punya sesuatu yang lebih 'wow' dari pikiran Zen. Zenit Alzero lebih tepatnya.
Tadi sudah cukup dibuat kaget oleh si perempuan polos yang ternyata mengetahui namanya. Lalu sekarang, lebih menarik.
Si 'polos' bahkan berani menggoda dirinya. Sedari tadi Zen gemas ingin mencium bibir yang tak berhenti bjcara sok imut tersebut.
Bukankah membungkam lebih baik daripada menunda-nunda?
Itu akan lebih menyenangkan!
"Luv, coba katakan dulu apa tujuanmu, aku tak akan mencelakaimu kok, manis."
Panggilan random sudah biasa bagi seorang Zenit Alzero. Mau luv, sweetie, sayang, baby, cinta, cantik bahkan bitch pun mengalir seperti air. Tak harus berlebihan menanggapinya. No problem, selama Zen nyaman-nyaman saja, ya sudah. Ia pun juga bukan tipe orang yang peduli.
Jangan terlalu berharap banyak dari manusia batu seperti Zenit Alzero.
Meski begitu ia pun juga bukan seorang yang pemaksa. No otoriter, hanya suka seenaknya.
Beda lho, tolong renungkan sendiri.
"Kepalamu yang manis. Kalau bukan karena dendam, aku tak akan pernah bersikap begini. Gila," gumam si perempuan membuang pandangan sebentar, lalu setelahnya melihat sang 'target.'
Saat kita hanya mampu mengumpat dalam hati, berarti kita adalah seorang pengundang dalam keadaan. Tapi ya mau bagaimana lagi, dunia tak sesederhana kelihatannya.
Banyak hal menjijikan yang membuat sedih. Trust it.
Senyuman bertengger manis di wajah Deby, oh bukan, lebih cocok disebut menyeringai. Bibir tipis nan seksi itu lebih lumrah tersenyum tulus ketimbang senyum menjijikan.
Tahukah bagaimana rasanya harus menjadi orang yang sama sekali tidak dikenal?
Bukan sakit lagi. Hanya saja mau tak mau kita harus melakukannya, demi tujuan tertentu.
Ingin menghujat, tak masalah. Lakukan, itulah hak pribadi seseorang.
Hanya demi hal yang tak bukan perioritas, selama beberapa waktu belakangan. Lalu seiring berjalannya arus pikiran menjadi momok. Ibarat kesulitan hidup. Krisis ekonomi, moneter dan himpitan.
Banyak orang yang mengalami hal tersebut.
Lipatan itu sudah seperti dinding gila yang membuat muak. Well, itu adalah bagian diri yang lain, so, jangan terlalu dipikirkan.
"Damn, perhatian tanganmu, bitch."
Zen melenguh saat tangan perempuan 'bermuka dua' itu meremas kuat asetnya. Membuat benda itu seketika menegang. Sayang sekali, perempuan itu bahkan tak peduli, malahan ia suka.
Lemah.
Cukup menarik.
Sebuah pengalihan perhatian.
"Ups, so Daddy, will you marry me?"
Deby bertanya dengan tangan yang masih bergerak aktif. Itu bukanlah hal yang sulit baginya. Sebelum memutuskan jadi orang 'profesional,' ia sudah mandi 'tujuh kembang.' Istilah kasarnya begitulah.
Padahal tidak, hanya melalui proses berpikir panjang.
Melibatkan diri sendiri memang harus begitu. Orang lain yang tak pernah dikenal sebelumnya.
Kali ini giliran Zen yang menyeringai, bukan hanya perempuan yang baru ia temui ini yang bisa, ia bahkan jauh lebih pro.
Tangan Deby mengepal kuat saat targetnya menyentuh kuat dadanya. Sial, jangan kalah sekarang, dalam menjalani rencana ini memang tak bisa setengah-setengah.
Perkataannya yang bilang untuk 'mencoba' tadi sudah mewakili. Deby jelas tak bisa mengalak.
Targetnya bukan sembarang orang.
"Aku pakai 'kartumu' yang tadi sayang. Ayo kita cek, apakah kamu masih virgin atau terbuka. Kalau tidak, I'm so sorry, baby. Kamu harus berakhir menyedihkan."
"Aku benci Arnold Arnais, kalau kamu?"
Zen tersentak, kali ini bukan lagi oleh pergerakan sang perempuan, akan tetapi kalimat orang itu.
Siapa yang tak mengenal Arnold, seorang tak berperasaan, mafia dengan banyak wanita simpanan. Yang sialnya selalu berganti-ganti. Orang itu hanya penuh hasrat, nafsu dan rasa ingin memangsa. Seekor singa yang memakan banyak kelinci.
Doggy penurut yang siap sedia setiap saat.
"Kamu ada masalah dengannya?" tanya Zen.
Wajah yang tadi berhasrat kini berganti tegang. Jantung bekerja lebih cepat. Dari club yang cahayanya remang-remang pun terlihat perubahan raut wajah orang tersebut.
Tolong catat, Zenit Alzero adalah orang yang cukup baik, untuk standar presdir brengsek. Setiap kali pergi ke club hanya untuk minum-minum, bukan bermain perempuan.
Selera Zen mengenai perempuan hanya yang masih tersegel, bukan wanita murahan yang menjual diri.
Zen tidak suka barang bekas, sama seperti sang sepupu, Arnold Arnais.
Keduanya adalah defenisi devil.
Perbedaanya adalah, Zen adalah malaikat yang terusir dari langit akibat berbuat kesalahan, bukan devil sungguhan.
Sementara itu, Arnold Devil tingkat keras.
Deby terdiam. Sekarang ia baru sadar, misi tersebut lebih sulit dari menggantung diri ataupun terjun ke jurang.
A question bad.
Mau jawab apa?
Deby menelan ludah susah payah. Salahkan mulut atau memang sudah harusnya begitu?
Bab Terakhir
#140 Bab 140
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#139 Bab 139
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#138 Bab 138
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#137 Bab 137
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#136 Bab 136
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#135 Bab 135
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#134 Bab 134
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#133 Bab 133
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#132 Bab 132
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#131 Bab 131
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025
Anda Mungkin Suka 😍
Jatuh Cinta pada Teman Ayah
"Tunggangi aku, Angel." Dia memerintah, terengah-engah, membimbing pinggulku.
"Masukkan ke dalam, tolong..." Aku memohon, menggigit bahunya, mencoba mengendalikan sensasi nikmat yang menguasai tubuhku lebih intens daripada orgasme yang pernah kurasakan sendiri. Dia hanya menggesekkan kemaluannya padaku, dan sensasinya lebih baik daripada yang bisa kuberikan sendiri.
"Diam." Dia berkata serak, menekan jarinya lebih keras ke pinggulku, membimbing cara aku menunggangi pangkuannya dengan cepat, meluncurkan pintu masuk basahku dan membuat klitorisku bergesekan dengan ereksinya.
"Hah, Julian..." Namanya keluar dengan erangan keras, dan dia mengangkat pinggulku dengan sangat mudah dan menarikku turun lagi, membuat suara hampa yang membuatku menggigit bibir. Aku bisa merasakan bagaimana ujung kemaluannya bertemu dengan pintu masukku dengan berbahaya...
Angelee memutuskan untuk membebaskan dirinya dan melakukan apa pun yang dia inginkan, termasuk kehilangan keperawanannya setelah memergoki pacarnya selama empat tahun tidur dengan sahabatnya di apartemennya. Tapi siapa yang bisa menjadi pilihan terbaik, jika bukan sahabat terbaik ayahnya, seorang pria sukses dan bujangan yang terkenal?
Julian terbiasa dengan hubungan singkat dan one-night stand. Lebih dari itu, dia tidak pernah berkomitmen pada siapa pun, atau hatinya dimenangkan. Dan itu akan membuatnya menjadi kandidat terbaik... jika dia bersedia menerima permintaan Angelee. Namun, dia bertekad untuk meyakinkannya, bahkan jika itu berarti menggoda dan mengacaukan pikirannya sepenuhnya. ... "Angelee?" Dia menatapku bingung, mungkin ekspresiku juga bingung. Tapi aku hanya membuka bibir, berkata perlahan, "Julian, aku mau kamu bercinta denganku."
Rating: 18+
Bercinta dengan Ayah Sahabatku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL. ISINYA DEWASA KARENA DIBERIKAN RATING 18+. BUKU-BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT KAMU MENCARI VIBRATOR DAN MENINGGALKAN CELANA DALAMMU BASAH. Nikmati, cewek-cewek, dan jangan lupa untuk berkomentar.
XoXo
Dia menginginkan keperawananku.
Dia ingin memiliki diriku.
Aku hanya ingin menjadi miliknya.
Tapi aku tahu ini lebih dari sekadar membayar hutang. Ini tentang dia yang ingin memiliki diriku, bukan hanya tubuhku, tapi setiap bagian dari siapa diriku.
Dan yang paling gila dari semuanya adalah kenyataan bahwa aku ingin memberikan segalanya padanya.
Aku ingin menjadi miliknya.
7 Malam dengan Tuan Black
"Apa yang kamu lakukan?" Dakota mencengkeram pergelangan tanganku sebelum mereka menyentuh tubuhnya.
"Menyentuhmu." Bisikan keluar dari bibirku dan aku melihat matanya menyipit padaku seolah aku telah menghinanya.
"Emara. Kamu tidak akan menyentuhku. Hari ini atau kapan pun."
Jari-jarinya yang kuat meraih tanganku dan menempatkannya dengan tegas di atas kepalaku.
"Aku di sini bukan untuk bercinta denganmu. Kita hanya akan bercinta."
Peringatan: Buku Dewasa 🔞
. . ......................................................................................................
Dakota Black adalah pria yang diselimuti karisma dan kekuasaan.
Tapi aku membuatnya menjadi monster.
Tiga tahun lalu, aku mengirimnya ke penjara. Secara tidak sengaja.
Dan sekarang dia kembali untuk membalas dendam padaku.
"Tujuh malam." Katanya. "Aku menghabiskan tujuh malam di penjara busuk itu. Aku memberimu tujuh malam untuk tinggal bersamaku. Tidur denganku. Dan aku akan membebaskanmu dari dosamu."
Dia berjanji untuk menghancurkan hidupku demi pemandangan yang bagus jika aku tidak mengikuti perintahnya.
Pelacur pribadinya, begitu dia memanggilku.
🔻KONTEN DEWASA🔻
Tuan Ryan
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.
Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.
Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.
Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!
Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.
Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.
Kesempatan Kedua Miliarder: Merebut Kembali Hatinya
Namun, semuanya berubah pada hari aku melihat suamiku yang biasanya tenang dan pendiam, menyudutkan "saudara perempuannya" ke dinding, dengan marah menuntut, "Kamu memilih menikah dengan pria lain waktu itu. Apa hakmu untuk meminta apa pun dariku?!"
Saat itulah aku menyadari betapa dalamnya dia bisa mencintai seseorang—cukup untuk membuatnya menjadi gila.
Menyadari posisiku, aku diam-diam menceraikannya dan menghilang dari hidupnya.
Semua orang berkata bahwa Christopher Valence telah kehilangan akal sehatnya, putus asa mencari mantan istrinya yang tampaknya tidak berarti. Tidak ada yang tahu bahwa ketika dia melihat Hope Royston di lengan pria lain, rasanya seperti ada lubang yang tercabik di hatinya, membuatnya berharap bisa membunuh dirinya di masa lalu.
"Hope, tolong kembali padaku."
Dengan mata merah, Christopher berlutut di tanah, memohon dengan rendah hati. Hope akhirnya menyadari bahwa semua rumor itu benar.
Dia benar-benar sudah gila.
(Aku sangat merekomendasikan sebuah buku yang sangat menarik hingga aku tidak bisa berhenti membacanya selama tiga hari tiga malam. Buku ini sangat mengasyikkan dan wajib dibaca. Judul bukunya adalah "Cerai Mudah, Rujuk Sulit". Kamu bisa menemukannya dengan mencarinya di kolom pencarian.)
Obsesi Terpelintir
"Kita punya aturan, dan aku-"
"Aku nggak peduli sama aturan. Kamu nggak tahu seberapa pengen aku ngewe kamu sampai kamu teriak kesenengan."
✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿
Damian nggak percaya sama cinta, tapi dia butuh istri buat ngambil warisan yang ditinggalin pamannya. Amelia pengen balas dendam ke Noah, mantan suaminya yang selingkuh, dan apa cara yang lebih baik daripada nikah kontrak sama musuh bebuyutannya? Ada dua aturan dalam pernikahan pura-pura mereka: nggak boleh ada hubungan emosional atau seksual, dan mereka akan berpisah setelah kesepakatan selesai. Tapi ketertarikan mereka satu sama lain lebih dari yang mereka perkirakan. Ketika perasaan mulai jadi nyata, pasangan ini nggak bisa berhenti menyentuh satu sama lain, dan Noah ingin Amelia kembali, apakah Damian akan membiarkannya pergi? Atau dia akan berjuang untuk apa yang dia anggap miliknya?
Tuan Forbes
Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.
"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.
"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.
Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.
Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.
Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.
Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.
Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku
Ibuku meninggal sejak aku kecil, dan ayahku yang baik hati serta kuat telah mengambil peran untuk merawat anak-anakku di rumah. Segala upaya dan obat-obatan telah kucoba untuk mengembalikan fungsi ereksiku yang normal, namun semuanya sia-sia. Suatu hari, saat berselancar di internet, tanpa sengaja aku menemukan literatur dewasa yang melibatkan hubungan antara ayah mertua dan menantu, yang tanpa kusadari langsung membuatku terpikat dan terangsang.
Berbaring di samping istriku yang sedang tidur dengan tenang, aku mulai membayangkan wajahnya pada karakter menantu dalam cerita itu, yang membuatku terangsang sampai tingkat yang luar biasa. Aku bahkan menemukan bahwa membayangkan istriku bersama ayahku sendiri saat aku memuaskan diri sendiri, terasa lebih memuaskan daripada bercinta dengannya secara langsung. Menyadari bahwa aku tanpa sengaja telah membuka kotak Pandora, aku mengakui bahwa tidak ada jalan kembali dari kegembiraan baru yang tak terkendali ini...
Gadis Baik Mafia
"Apa ini?" tanya Violet.
"Kesepakatan tertulis untuk harga penjualan kita," jawab Damon. Dia mengatakannya dengan begitu tenang dan santai, seolah dia tidak sedang membeli keperawanan seorang gadis seharga satu juta dolar.
Violet menelan ludah dan matanya mulai menelusuri kata-kata di atas kertas itu. Kesepakatannya cukup jelas. Pada dasarnya, itu menyatakan bahwa dia setuju dengan penjualan keperawanannya untuk harga yang disebutkan dan tanda tangan mereka akan mengesahkan kesepakatan itu. Damon sudah menandatangani bagiannya dan bagian Violet masih kosong.
Violet mendongak dan melihat Damon menyerahkan pena kepadanya. Dia datang ke ruangan ini dengan niat untuk mundur, tetapi setelah membaca dokumen itu, Violet berubah pikiran lagi. Itu satu juta dolar. Ini lebih banyak uang daripada yang pernah bisa dia lihat seumur hidupnya. Satu malam dibandingkan dengan itu akan sangat kecil. Seseorang bahkan bisa berargumen bahwa itu adalah tawaran yang menguntungkan. Jadi sebelum dia bisa berubah pikiran lagi, Violet mengambil pena dari tangan Damon dan menandatangani namanya di garis putus-putus. Tepat saat jam menunjukkan tengah malam hari itu, Violet Rose Carvey baru saja menandatangani kesepakatan dengan Damon Van Zandt, iblis dalam wujud manusia.
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Perangkap Ace
Hingga tujuh tahun kemudian, dia harus kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan kuliahnya. Tempat di mana sekarang tinggal seorang miliarder berhati dingin, yang dulu hatinya yang mati pernah berdetak untuknya.
Terluka oleh masa lalunya, Achilles Valencian telah berubah menjadi pria yang ditakuti semua orang. Kehidupan yang membakar telah memenuhi hatinya dengan kegelapan tanpa dasar. Dan satu-satunya cahaya yang membuatnya tetap waras adalah Rosebud-nya. Seorang gadis dengan bintik-bintik dan mata pirus yang dia kagumi sepanjang hidupnya. Adik sahabatnya.
Setelah bertahun-tahun berjarak, ketika saatnya akhirnya tiba untuk menangkap cahayanya ke dalam wilayahnya, Achilles Valencian akan memainkan permainannya. Permainan untuk mengklaim apa yang menjadi miliknya.
Apakah Emerald akan mampu membedakan api cinta dan hasrat, serta pesona gelombang yang pernah membanjirinya untuk menjaga hatinya tetap aman? Atau dia akan membiarkan iblis itu memikatnya ke dalam perangkapnya? Karena tidak ada yang pernah bisa lolos dari permainannya. Dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan permainan ini disebut...
Perangkap Ace.
Tatapan Membara-Nya
"Tidak, aku tidak punya, tapi aku tidak perlu bercinta denganmu untuk membuatmu mencapai klimaks."
Punggungku menempel di dadanya dengan satu tangan melingkari pinggangku memijat payudaraku dan tangan lainnya naik ke leherku.
"Coba jangan bersuara ya," dia menyelipkan tangannya di bawah karet leggingku.
Leah adalah seorang wanita berusia 25 tahun yang diadopsi. Setelah perceraian, dia terlibat dengan tiga pria yang berbeda.
Novel roman erotis kontemporer ini mengikuti Leah, seorang wanita muda yang baru saja bercerai. Dia berada di persimpangan antara masa lalunya dan masa depan yang tak terduga. Dengan dorongan dari sahabatnya, dia memulai perjalanan pemberdayaan diri melalui eksplorasi hasrat seksualnya. Saat dia menavigasi wilayah yang belum pernah dijelajahi ini, dia bertemu dengan tiga pria yang memikat, masing-masing menawarkan perspektif unik tentang gairah dan keintiman. Di tengah drama multi-perspektif dengan emosi yang naik turun, kecenderungan naif Leah membawanya ke berbagai tikungan dan belokan tak terduga yang dilemparkan kehidupan ke arahnya. Dengan setiap pertemuan, dia mengungkap kompleksitas keintiman, gairah, dan cinta diri, yang pada akhirnya mengubah pandangannya tentang kehidupan dan mendefinisikan ulang pemahamannya tentang kebahagiaan. Kisah yang penuh ketegangan dan erotis ini mengajak pembaca untuk merenungkan hasrat mereka dan pentingnya penerimaan diri dalam dunia yang sering kali memberlakukan keyakinan yang membatasi.












