Bab [108] Hadiah Pertemuan

"Halo, Kakek!" seru ketiga bocah itu serempak dengan suara manis.

Mata Rangga Kusuma menyipit hingga nyaris tak terlihat karena tawa. Dua cucu laki-laki, satu cucu perempuan, semuanya tumbuh dengan paras yang begitu menawan. Terutama yang laki-laki, wajahnya benar-benar bagai pinang dibelah dua den...

Masuk dan lanjutkan membaca