Bab [11] Sindiran Terbuka dan Terselubung

Adrian Kusuma menghela napas. "Baik, aku akan segera kembali."

Setelah menutup telepon, Adrian Kusuma duduk di kursinya dengan kening berkerut. Pikirannya dipenuhi berbagai hal, lalu dia bergumam pada dirinya sendiri.

"Semua ini ada hubungannya dengan Melati Fenanto. Tapi, rasanya tidak mungkin di...

Masuk dan lanjutkan membaca