Bab [114] Serangan Keras dari Jiwa

Darlina tidak berpikir macam-macam. Ketenangan dan kecerdasan Arya Fenanto membuatnya merasa sedang berbicara dengan orang dewasa, bukan anak kecil. Dia mengangguk, lalu membawa Dimas Fenanto berjalan ke arah yang berlawanan.

Sepeninggal mereka, Arya Fenanto menghela napas lega.

Kalau sampai Luna ...

Masuk dan lanjutkan membaca