Bab [135] Mencium Tangan Sari Fenanto

"Lepaskan aku!"

"Nggak."

Sari Fenanto mengangkat kaki hendak menendangnya menjauh, tetapi Adrian Kusuma dengan sigap menangkap betisnya. Keseimbangan Sari goyah, dan saat dia jatuh terlentang di atas meja, Adrian ikut menindih tubuhnya.

Sari Fenanto tertegun, otaknya mendadak kosong.

Melihat ram...

Masuk dan lanjutkan membaca