Bab [142] Krisis

Tuuut... Tuuut...

Ponsel Dani Gunawan bergetar di atas meja. Layar menyala menampilkan nama pemanggil: Luna Lianto.

Ia ragu sejenak, jarinya melayang di atas layar sebelum akhirnya menggeser tombol hijau.

"Halo, Tante... eh, Luna sayang, ada apa?"

"Aku cuma rindu, ingin dengar suaramu. Aku tid...

Masuk dan lanjutkan membaca