Bab [157] Anak Panah Tersembunyi

"Jangan banyak bacot! Gue bilang bakal bantu, ya gue bantu!"

Luna Lianto sudah tidak bisa lagi membendung emosinya. Satu-satunya yang ada di benaknya hanyalah menyelesaikan semua kekacauan ini secepat mungkin, lalu kabur sejauh-jauhnya.

Sialan. Kalau bukan karena si brengsek Heru Suryanto itu, man...

Masuk dan lanjutkan membaca