Bab [78]: Kekecewaan

Air panas menyiram sekujur tubuh Sari Fenanto, tetapi dia tidak menghindar sedikit pun. Dia hanya berdiri mematung, menggertakkan gigi menahan rasa sakit.

“Tadi kamu bilang kamu kecewa padaku, kan? Ya sudah, kecewa saja. Lagi pula aku sudah terbiasa dengan kekecewaanmu, jadi aku tidak peduli kalau ...

Masuk dan lanjutkan membaca