Bab [9]: Pertemuan Baru yang Ceria

Adrian Kusuma mundur selangkah tanpa kentara, menghindari sentuhan itu sambil mengerutkan kening dan bertanya, "Kamu sakit?"

Selain kemungkinan itu, dia tidak bisa memikirkan alasan lain mengapa wanita ini berani bertindak senekat ini.

Melati Fenanto sedikit bingung. Kalau dihitung-hitung, sehar...

Masuk dan lanjutkan membaca