Bab 114

CASSIAN

"Aku bersungguh-sungguh."

Tangannya menggenggam dadaku. "Kamu serius?!"

"Tentu saja," bisikku, menyentuhkan bibirku ke dahinya. "Kamu selalu memilikinya."

Kami berdiri dalam keheningan sejenak, hanya menghirup nafas satu sama lain. Udara terasa berat dengan kelelahan, ketakutan, dan sesu...

Masuk dan lanjutkan membaca