Bab 134

Udara terasa tebal dengan aroma pinus dan abu, bau keputusasaan melekat di kulitku. Aku berjongkok rendah di tepi pepohonan, mata tertuju pada mobil yang ditinggalkan di semak-semak. Pintu-pintu terbuka lebar. Selimut bayi terlempar di kursi. Tapi tidak ada tanda-tanda Aida. Tidak ada tanda-tanda Ja...

Masuk dan lanjutkan membaca