Bab 190

WREN

Aku terhenti. "Ulang tahun siapa?"

Sybil berkedip padaku. "Tunggu, kamu nggak tahu?"

"Nggak," bisikku, perutku terasa jatuh. "Kapan?"

"Beberapa hari yang lalu," katanya dengan santai, seolah-olah dia tidak baru saja menghancurkanku dengan kata-katanya. "Kami mengadakan makan malam di aula, ...

Masuk dan lanjutkan membaca