Bab 224

Derek masih hidup. Syukurlah. Dan entah kenapa, sebagian dari diriku ikut bersyukur.

“Dia masih hidup,” bisik Sybil, berlutut di sampingnya. “Nyaris nggak.”

“Cassian?” panggilku ke ponsel yang masih kugenggam erat. “Dia hidup, tapi sekarat. Aku mau bawa dia ke Dokter. Lihat apa yang bisa mereka la...

Masuk dan lanjutkan membaca