Bab [23] Pergi Meminta Maaf Kepadanya

Kata-kata dan tindakan dingin itu menusuk hati Joanna Wijaya hingga hancur berkeping-keping.

Meskipun Adrian Pratama menarik tangannya, hatinya terasa sangat gelisah. Ia menatap lekat wanita di hadapannya.

Ujung matanya memerah, dan setiap kali ia menangis, hidungnya pun ikut memerah, membuatnya t...

Masuk dan lanjutkan membaca