Kabur dari CEO yang Tak Berperasaan

Kabur dari CEO yang Tak Berperasaan

Kris Qirani · Sedang Diperbarui · 116.2k Kata

611
Populer
612
Dilihat
0
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Suamiku hanya menginginkanku untuk nafsu, tanpa cinta sama sekali. Dia bahkan tak mau punya anak denganku.

Tak hanya itu, di luar dia juga main mata dengan perempuan lain. Hatiku sudah terluka sangat dalam.

Aku ingin lari darinya; aku ingin jadi perempuan kuat dan mandiri. Tapi, dia sama sekali tak berniat melepaskanku...

Bab 1

Lagi, satu ronde percintaan yang panas baru saja berakhir.

Joanna Wijaya mengenakan gaun tidur sutra tipis. Rambutnya yang panjang dan bergelombang bagai rumput laut tergerai acak, sementara rona kemerahan sisa gairah masih menghiasi wajahnya yang putih bersih.

Meskipun lelah hingga tak sanggup mengangkat jarinya, dia tak lupa membelakangi kepala ranjang, menyandarkan kedua kakinya yang jenjang lurus ke dinding, dengan bantal menopang pinggangnya.

Ini adalah posisi yang dia pelajari dari dokter, katanya bisa membantu kehamilan.

Sambil memejamkan mata, Joanna Wijaya diam-diam menghitung masa suburnya.

Mereka sudah menikah selama tiga tahun, sudah saatnya memiliki seorang anak.

Keluarga Pratama terus mendesak, terutama Ibu Pratama yang bahkan memberinya target akhir tahun ini, bagaimanapun caranya, harus ada kabar baik.

Adrian Pratama keluar dari kamar mandi setelah selesai mandi. Pemandangan itulah yang menyambutnya.

Dengan tangan kanan mengeringkan rambut pendeknya, fitur wajahnya yang tegas dan dalam tampak begitu sempurna bak pahatan patung. Tatapan dinginnya menyapu Joanna Wijaya.

"Sedang apa kamu?"

"Biar cepat hamil."

Joanna Wijaya membuka matanya, menatap lurus ke arah suaminya.

"Kita sudah menikah begitu lama, sudah waktunya melangkah ke tahap selanjutnya."

Sebelum bertemu Adrian Pratama, dia adalah seorang penganut prinsip tidak akan menikah.

Namun, ketika Adrian Pratama yang muda, tampan, cakap, dan penuh pesona muncul di hadapannya, hati Joanna Wijaya tak bisa menahan getarannya.

Dia bahkan rela menerima syarat pernikahan mereka yang harus dirahasiakan.

Mata Adrian Pratama tampak begitu dalam dan dingin. Dia berjalan ke laci nakas di samping tempat tidur, mengambil sebotol obat, lalu melemparkannya ke arah Joanna Wijaya.

"Sekarang bukan waktunya."

Suaranya terdengar kaku dan dingin, seolah sedang memberi perintah.

Joanna Wijaya menatapnya tajam, keningnya berkerut. "Ini bukan keputusan yang aku buat sendiri. Keluarga kamu juga mendesak. Apa kamu mau menjelaskannya pada mereka?"

Wajah Adrian Pratama mengeras. "Tidak usah pedulikan mereka. Urusanku tidak perlu dicampuri orang lain."

Joanna Wijaya mengepalkan tangannya dalam diam.

Menunda kehamilan adalah kesepakatan tak terucap di antara mereka.

Namun, sudah tiga tahun berlalu, mengapa masih belum boleh juga?

Joanna Wijaya menurunkan kakinya, menatap Adrian sejajar. "Kalau begitu, katakan padaku kapan waktunya? Apa kamu sebenci itu pada anak-anak?"

Kening Adrian Pratama berkerut, menyiratkan ketidaksabaran. "Aku tidak suka."

Bibir Joanna Wijaya terkatup rapat.

Dia pernah melihat Adrian bersikap begitu lembut saat bersama keponakannya. Dia dengan sabar menemani anak kecil itu bermain permainan yang kekanak-kanakan.

Dia sama sekali tidak membenci anak-anak. Dia hanya tidak menginginkan anak darinya.

Kesimpulan itu menusuk hati Joanna Wijaya seperti pisau tak kasatmata.

Sebenarnya, dia sadar, meskipun telah bersama selama bertahun-tahun, dia tidak pernah benar-benar masuk ke dalam hati Adrian Pratama.

Satu-satunya momen kelembutan yang suaminya berikan padanya mungkin hanyalah di atas ranjang.

Keduanya saling bertatapan, suasana menjadi kaku dan canggung.

Pada akhirnya, Joanna Wijaya yang mengalah.

Adrian memiliki sifat yang agak diktator, dan hal yang paling dia benci adalah penolakan dari Joanna.

Joanna tidak ingin merusak malam yang tenang ini.

Lantas dia meraih botol obat itu, menuangkan dua butir, lalu menelannya dengan bantuan air hangat.

"Nanti, ingat jelaskan pada keluargamu. Jangan biarkan aku yang menanggung akibatnya."

Adrian meliriknya sekilas tanpa bicara, lalu berbalik hendak berjalan keluar pintu.

Joanna menatap langkahnya, buru-buru bertanya, "Kamu mau ke mana?"

"Malam ini aku tidur di ruang kerja."

Adrian menjawab tanpa menoleh sedikit pun.

Kepalan tangan Joanna di makin erat.

Setiap kali setelah mereka melakukan hal seperti ini, Adrian selalu tidur di ruang kerja.

Selama tiga tahun ini, saat-saat mereka tidur di ranjang yang sama bahkan bisa dihitung dengan jari.

Api kemarahan mulai menyala di mata Joanna.

Dianggap apa dirinya ini?

Sebuah alat untuk melampiaskan nafsu, yang selalu siap sedia kapan pun dipanggil?

Sebelum dia sempat membuka mulut, ponsel di saku Adrian berdering.

Dia langsung mengangkatnya. Raut wajahnya yang sedingin es seketika melembut.

"Ada apa?"

Itu adalah kelembutan yang belum pernah Joanna dapatkan.

Dan dalam sekejap, dia tahu siapa peneleponnya.

Dewi Setiawan.

Cinta pertama Adrian Pratama.

Mereka pernah berpacaran selama tiga tahun, tetapi akhirnya terpaksa berpisah karena alasan keluarga dan perbedaan prinsip.

Dewi memilih pergi ke luar negeri, tetapi bulan lalu ... dia tiba-tiba kembali.

Dan panggilan telepon ini memang benar darinya.

Meskipun Adrian tidak menyalakan pengeras suara, Joanna masih bisa mendengar dengan jelas isak tangis lirih seorang wanita.

"Adrian, sepertinya aku dengar ada suara berisik di luar. Aku sendirian di rumah, takut sekali. Bisakah kamu datang menemaniku?"

Wajah Adrian mengeras, dia menenangkan dengan suara tenang, "Kamu sembunyi saja di kamar, aku segera ke sana."

"Baik."

Telepon ditutup.

Adrian bergegas mengambil jaketnya, hendak pergi.

Dia yang biasanya selalu tenang dan tak menunjukkan ekspresi, hanya akan sepanik ini jika menyangkut urusan Dewi Setiawan.

Joanna menghalangi jalannya, menatapnya tajam. "Sekarang sudah jam tiga pagi, apa pantas kamu menemuinya? Kalaupun ada bahaya, apa dia tidak bisa menelepon polisi? Apa dia tidak punya teman lain?"

Joanna sudah benar-benar muak.

Sejak Dewi kembali, selalu saja ada berbagai macam masalah yang merepotkan Adrian.

Hari ini pipa air pecah, besok jarinya tergores, atau lusa mimpi buruk.

Selalu ada saja alasan untuk menelepon di tengah malam buta.

Adrian yang begitu dingin padanya, di hadapan Dewi, seolah menjadi penjaga setia yang siaga dua puluh empat jam.

Kilatan tajam melintas di mata Adrian, dia berkata dengan dingin, "Apa kamu tidak dengar dia mungkin dalam bahaya?"

"Kalau ada apa-apa, cari polisi! Kenapa harus selalu mencarimu?" Kemarahan Joanna sudah tersulut.

"Waktu itu aku demam tinggi tiga hari di rumah sakit, aku meneleponmu berharap kamu bisa datang menemaniku, tapi kamu malah menyuruhku jangan mengganggumu. Dan sekarang, satu telepon darinya di tengah malam buta, kamu langsung bergegas ke sana? Apa kamu lupa siapa istrimu?"

Makin banyak bicara, Joanna makin merasa sesak. Rasa sakit hati mulai memenuhi matanya.

Dia pikir setelah menikah, dia akan menemukan sebuah pelabuhan yang aman.

Ternyata, badai dan angin kencang itu justru dibawa oleh suaminya sendiri.

Tatapan Adrian menjadi gelap, mengunci Joanna dengan dingin.

Dia membentak keras.

"Minggir!"

"Aku tidak mau!"

Joanna menatapnya lekat, tubuhnya menghalangi pintu.

"Kalau kamu mau pergi, boleh! Tapi aku ikut denganmu!"

Begitu kalimat itu selesai diucapkan, Adrian yang sudah kehilangan kesabaran langsung mendorongnya.

Tubuh Joanna terhuyung sejenak, nyaris menabrak dinding di sampingnya.

Ketika dia berhasil berdiri tegak, sosok Adrian sudah tidak ada lagi di dalam kamar. Hanya suara mesin mobil yang terdengar dari halaman.

Wajah Joanna pucat pasi, tubuhnya gemetar tak terkendali.

Pada saat itu, dadanya seolah berlubang besar, dan angin dingin menderu-deru di dalamnya.

Setelah kesadarannya pulih, dia mengambil kunci mobil yang lain dan mengejarnya.

Tempat tinggal Dewi sekarang adalah salah satu properti milik Adrian.

Sebuah vila pribadi di kawasan elite yang harganya selangit.

Semua perlakuan istimewa itu membuatnya tampak seperti wanita simpanan Adrian.

Joanna menginjak pedal gas dalam-dalam sepanjang jalan, tetapi tetap tidak bisa menyusul Adrian.

Dia duduk di dalam mobil, menatap lampu di lantai dua yang menyala.

Tidak lama kemudian, semua lampu itu padam.

Adrian tidak pernah keluar.

Joanna lupa bagaimana caranya dia pulang ke rumah.

Pikirannya kosong dan kacau.

Dia bersandar di sofa, melamun. Tiba-tiba, notifikasi pesan baru muncul di ponselnya.

Sebuah akun tanpa nama baru saja mengikutinya.

Dia membuka akun itu dan menemukan bahwa satu menit yang lalu, akun tersebut baru saja mengunggah sebuah status.

Fotonya menunjukkan seorang pria berpiyama sedang sibuk di dapur, sementara di sudut kanan bawah gambar terlihat sepasang kaki jenjang seorang wanita.

Foto yang diambil diam-diam itu tidak disensor sama sekali.

Wajah dingin Adrian, di bawah cahaya lampu dapur yang hangat, tampak begitu lembut.

Seluruh tata ruang kamar itu terasa hangat dan indah, seperti sarang cinta mereka.

Joanna memejamkan matanya kuat-kuat.

Dia tiba-tiba teringat saat baru menikah dengan Adrian. Dia juga pernah membeli banyak sekali boneka lucu dan dekorasi lembut untuk membuat rumah mereka terasa hangat.

Namun, Adrian malah bilang dia kekanak-kanakan, dan membuang semua boneka yang dibelinya.

Setelah itu, Joanna tidak pernah membelinya lagi. Vila ini, dia sudah tinggal di dalamnya selama tiga tahun, tetapi tetap saja didominasi warna hitam, putih, dan abu-abu, lebih mirip rumah seorang pria lajang.

Semua yang dibenci Adrian, seolah menjadi pengecualian di hadapan Dewi Setiawan.

Ketika Joanna membuka matanya kembali, tatapannya sudah jernih.

Sudah saatnya melepaskan. Pasir yang tak bisa digenggam, lebih baik dilepaskan saja.

Hingga pukul lima pagi, Adrian akhirnya pulang.

Melihat Joanna yang duduk di sofa dengan wajah pucat, dia tanpa sadar mengerutkan kening.

"Aku lelah sekali sekarang, tidak ada tenaga untuk bertengkar denganmu."

Joanna menekan rasa perih di hatinya, menatapnya dengan tenang.

"Kita cerai saja."

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Istri Misterius

Istri Misterius

40.2k Dilihat · Selesai · Amelia Hart
Evelyn sudah menikah selama dua tahun, namun suaminya, Dermot, yang tidak menyukainya, tidak pernah pulang ke rumah. Evelyn hanya bisa melihat suaminya di televisi, sementara Dermot tidak tahu seperti apa wajah istrinya sendiri.

Setelah mereka bercerai, Evelyn muncul di hadapan Dermot sebagai Dr. Kyte.

Dermot sangat mengagumi Dr. Kyte dan jatuh cinta padanya. Dermot bahkan mulai mengejar Dr. Kyte dengan penuh semangat!

Evelyn bertanya kepada Dermot, "Kamu tahu siapa aku?"

Dengan percaya diri, Dermot menjawab, "Tentu saja. Kamu adalah Dr. Kyte, seorang dokter yang sangat terampil. Selain itu, kamu juga seorang hacker kelas atas dan pendiri merek fashion mewah!"

Evelyn mendekatkan diri ke telinga Dermot dan berbisik lembut, "Sebenarnya, aku juga mantan istrimu!"

(Saya sangat merekomendasikan sebuah buku yang sangat menarik hingga saya tidak bisa berhenti membacanya selama tiga hari tiga malam. Buku ini sangat mengasyikkan dan wajib dibaca. Judul bukunya adalah "Cerai Mudah, Rujuk Sulit". Kamu bisa menemukannya dengan mencarinya di kolom pencarian.)
Ayah Presiden, ayo segera

Ayah Presiden, ayo segera

730 Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dia dikhianati oleh saudara tirinya dan secara tidak sengaja kehilangan dirinya dari seorang pria asing.
Dengan tubuh yang patah, tetapi dalam sedih mereka tidak berdaya ketika kecelakaan mobil ...
Empat tahun kemudian, dia memiliki putra yang cantik dan suami nominal.
Karena anaknya mengalami masalah, dia tidak sengaja bertemu dengan pria pengganggu bernama Li Shengtian, dan sejak saat itu, dia terjerat dengan itu.
Pria itu tidak hanya menciumnya pada kesempatan pertama, tetapi dia bahkan mengambil hati putranya se seakan-sesering itu.
Hidupnya benar-benar dalam kesulitan karena penampilannya.
Ketika orang-orang munafik suaminya mendirikan runtuh, kekejaman saudara perempuan terekspos, orang tua dan penggemar kehidupan sedikit tidak terwujud, ingatannya, juga mulai berangsur pulih.
Bekas luka dilucuti lapisan demi lapisan, dia menemukan bahwa dia telah terbiasa dengan keberadaan pria itu, bahkan jika semua orang meninggalkannya, hanya dia, masih ada untuk tidak meninggalkan ...
Sudah waktunya untuk menemukan suami untuk diri sendiri dan menemukan ayah kandungnya untuk anak anda!
Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder

Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder

3.5k Dilihat · Sedang Diperbarui · Dewi Sartika
Setelah bertahun-tahun menghilang, Sari tiba-tiba mengumumkan comebacknya, membuat para penggemarnya menangis haru.
Dalam sebuah wawancara, Sari mengaku masih single, menyebabkan sensasi besar.
"Nyonya Limbong bercerai" langsung melesat ke puncak trending search.
Semua orang tahu Ari Limbong adalah taktisi yang kejam.
Persis ketika semua orang mengira dia akan menyikat habis Sari, sebuah akun baru terdaftar memberi komentar di profil pribadi Sari: "Bersimpuh di lantai atau di hadapanku, pilih!"
Bapak Forbes

Bapak Forbes

16.6k Dilihat · Selesai · Mary D. Sant
"Menunduklah. Aku ingin melihat pantatmu saat aku menyetubuhimu."

Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.

"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.

"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.

Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.



Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.

Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.

Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.

Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Gadis Gemerlap

Gadis Gemerlap

3k Dilihat · Sedang Diperbarui · Budi Santoso
Setelah bersatu kembali dengan orang tua kandungnya, Sari dikenal sebagai seorang pecundang. Di kuliahnya, dia menjilat, suka berkelahi, dan bolos setiap hari. Bahkan pertunangannya dengan keluarga Rahman putus akibat kehidupan pribadinya yang berantakan! Semua orang menanti kehancurannya.

Namun di luar dugaan, dia membalas dengan tamparan yang menyakitkan! Ternyata dia bergelar doktor dan adalah ilmuwan ternama. Dia juara catur nasional, investor jenius, legenda bela diri... Saat prestasi tak terbantahkan ini terungkap satu per satu, tak terhitung orang mengejarnya.

Sementara itu, Tuan Phillips, legenda bisnis yang dulu memandangnya dengan hina, kini panik: Itu istriku! Menyingkir kalian!
Boneka Iblis

Boneka Iblis

11.1k Dilihat · Selesai · Williane Kassia
Aku menambahkan satu jari lagi, merasakan ketegangannya meningkat saat jariku menjelajahi setiap inci vaginanya.

"Rileks, ya." Aku mencium bokong kirinya dan memutar jariku di dalamnya, lalu mendorongnya dengan keras.

"Ahh!"

Dia mengeluarkan erangan panas saat aku menyentuh titik sensitifnya, dan aku mendekati payudara kanannya, menandainya dengan gigitan dan hisapan. Aku ingin semua orang tahu besok bahwa dia sekarang punya seorang pria, pria yang akan menjadi satu-satunya pemiliknya. Setiap gerakannya akan kuketahui, hanya aku yang bisa memilikinya. Aku akan membunuh siapa pun yang berani mendekati boneka kecilku yang cantik ini.


Hidup Aurelia berubah drastis ketika dia dituduh salah membawa ganja di dalam ranselnya, dia dikirim ke Penjara Horizon yang terkenal, yang dikenal sebagai neraka di bumi. Di lingkungan di mana hukum dan ketertiban tampak seperti ilusi belaka, Aurelia mendapati dirinya dikelilingi oleh penjahat kejam dan bayangan menyeramkan yang mengintai di setiap sudut penjara.

Putus asa untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari mimpi buruk ini, Aurelia menarik perhatian Iblis yang ditakuti, pemimpin tertinggi penjara itu. Dengan aura kekuasaan dan dominasi mutlaknya, Iblis melihatnya sebagai mangsa yang menggoda, bertekad untuk memilikinya sebagai miliknya. Saat dia berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan di mana kekerasan merajalela, dia mendapati dirinya terlibat dalam permainan kucing dan tikus yang berbahaya dengan Iblis.

Di antara kegelapan penjara dan bayangan koridor, Aurelia berjuang untuk menjaga kemanusiaannya tetap utuh, bahkan saat dia mencoba mengubahnya menjadi boneka patuh. Di dunia di mana garis antara kebaikan dan kejahatan kabur, dia harus menemukan cara untuk menolak godaannya sebelum terlambat.

"Boneka Iblis" adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan penebusan di tempat di mana harapan adalah kemewahan langka dan bertahan hidup adalah perjuangan sehari-hari.
Perangkap Ace

Perangkap Ace

30.4k Dilihat · Selesai · Eva Zahan
Tujuh tahun yang lalu, Emerald Hutton meninggalkan keluarga dan teman-temannya untuk bersekolah di New York City, sambil memeluk hatinya yang hancur, demi melarikan diri dari satu orang saja. Sahabat kakaknya, yang telah ia cintai sejak hari dia menyelamatkannya dari para pengganggu saat berusia tujuh tahun. Hancur oleh anak laki-laki impiannya dan dikhianati oleh orang-orang yang dicintainya, Emerald belajar untuk mengubur kepingan hatinya di sudut terdalam ingatannya.

Hingga tujuh tahun kemudian, dia harus kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan kuliahnya. Tempat di mana sekarang tinggal seorang miliarder berhati dingin, yang dulu hatinya yang mati pernah berdetak untuknya.

Terluka oleh masa lalunya, Achilles Valencian telah berubah menjadi pria yang ditakuti semua orang. Kehidupan yang membakar telah memenuhi hatinya dengan kegelapan tanpa dasar. Dan satu-satunya cahaya yang membuatnya tetap waras adalah Rosebud-nya. Seorang gadis dengan bintik-bintik dan mata pirus yang dia kagumi sepanjang hidupnya. Adik sahabatnya.

Setelah bertahun-tahun berjarak, ketika saatnya akhirnya tiba untuk menangkap cahayanya ke dalam wilayahnya, Achilles Valencian akan memainkan permainannya. Permainan untuk mengklaim apa yang menjadi miliknya.

Apakah Emerald akan mampu membedakan api cinta dan hasrat, serta pesona gelombang yang pernah membanjirinya untuk menjaga hatinya tetap aman? Atau dia akan membiarkan iblis itu memikatnya ke dalam perangkapnya? Karena tidak ada yang pernah bisa lolos dari permainannya. Dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan permainan ini disebut...

Perangkap Ace.
Mantan Istri yang Tak Terlupakan

Mantan Istri yang Tak Terlupakan

8.2k Dilihat · Sedang Diperbarui · Dewi Sartika
Momen paling memalukan dalam hidupku adalah ketika ayahku mengusir ibu dan aku keluar dari rumah. Setelah insiden itulah aku menerobos masuk ke dalam kehidupan Ari Limbong. Sejak saat itu, duniamu hancur berantakan, dan satu-satunya harapanku hanyalah menua bersamanya.

Dia melamarku, dan kuterima. Bagaimana mungkin aku menolak pria yang sudah lama kusukai? Dia menjelaskan dengan tegas bahwa hubungan kami hanya berdasarkan uang dan seks, dan aku tidak keberatan. Dalam pernikahan tanpa cinta itu, aku sudah puas hanya bisa berada di sampingnya.

Dia mengajukan gugatan cerai, dan kusetujui. Lima tahun pernikahan berakhir dalam satu hari. Aku merasa putus asa, dan hanya berharap untuk tidak pernah melihatnya lagi.

Setelahnya, dia berkata, "Sari, mari kita menikah lagi." Aku sama sekali tidak merasa apa-apa dan menjawab, "Pak Limbong, kurasa tidak ada yang perlu kita bicarakan selain urusan bisnis."

Dia meraih pinggangku dan berkata, "Kau yakin? Anak itu baru saja memanggilku Ayah!"
Bermain Dengan Api

Bermain Dengan Api

12.6k Dilihat · Selesai · Mariam El-Hafi🔥
Dia menarikku ke depannya, dan aku merasa seperti sedang berhadapan dengan setan sendiri. Dia mendekatkan wajahnya ke arahku, begitu dekat hingga jika aku bergerak sedikit saja, kepala kami akan bertabrakan. Aku menelan ludah saat menatapnya dengan mata terbelalak, takut akan apa yang mungkin dia lakukan.

“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.

Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Guru Montok dan Menggoda Saya

Guru Montok dan Menggoda Saya

54.8k Dilihat · Sedang Diperbarui · Henry
Nama saya Kevin, dan saya seorang siswa SMA. Saya mengalami pubertas lebih awal, dan karena penis saya yang besar, saya sering memiliki tonjolan yang jelas saat pelajaran olahraga. Teman-teman sekelas saya selalu menghindari saya karena hal itu, yang membuat saya sangat tidak percaya diri ketika masih muda. Saya bahkan berpikir untuk melakukan sesuatu yang drastis untuk menghilangkannya. Sedikit yang saya tahu, penis besar yang saya benci sebenarnya adalah sesuatu yang dikagumi oleh guru-guru saya, wanita cantik, dan bahkan selebriti. Hal itu akhirnya mengubah hidup saya.
(Terdapat banyak konten seksual dan merangsang, anak di bawah umur tidak diperbolehkan membaca!!!)
Pengantin Mafia-Nya

Pengantin Mafia-Nya

16.3k Dilihat · Selesai · Adaririchichi
Cengkeraman besinya mengikat erat pinggangku dan dia menekanku ke dinding.
"Lepasin aku!" aku menggeram.
"Kalau aku mau sekarang juga," dia mendekat, bibirnya menyentuh lembut daun telingaku.
"Aku bisa memaksamu dan melihatmu berteriak dengan nada indahmu di bawahku," bisiknya dengan suara serak.

Aku terkejut dan mencoba melepaskan tangannya dari pinggangku.
"Kamu kan istriku, bukan?" dia menggoda, giginya menggigit lembut kulitku.
Aku merasakan panas aneh yang mulai membara di dalam diriku dan aku berusaha mengendalikannya.
"Dante, lepaskan aku!" aku mendesis.
Perlahan, kepalanya naik dari leherku dan menatapku.
Dia menggerakkan jarinya di sepanjang bibirku dan senyum iblis muncul di wajahnya.


Cinta. Kejahatan. Gairah. Tokoh wanita yang kuat.

Alina Fedorov, putri yang berani dan penuh semangat dari Don mafia Rusia, dipaksa menikah melawan kehendaknya oleh ayahnya. Dan pengantinnya tak lain adalah Dante Morelli yang ditakuti, capo dei capi dari mafia Italia-Amerika yang paling kuat dan berbahaya.

Dia memiliki markas yang tersebar di seluruh Eropa dan Amerika dengan banyak capo dan underboss yang siap melayani perintahnya. Mengelola dunia bawahnya tanpa hati, dia cepat menyingkirkan siapa pun yang melawan perintahnya dan bertahun-tahun pelatihannya membuatnya siap untuk kehidupan kejahatan yang berbahaya.

Namun, semua itu tidak akan berarti ketika dia bertemu dengan Alina Fedorov yang impulsif dan mandiri.

Bisakah cinta tumbuh di antara mereka terutama ketika Dante menginginkan balas dendam pada Alina atas dosa-dosa ayahnya? Ataukah Alina mampu meruntuhkan tembok dinginnya dan membuatnya bertekuk lutut untuknya?
Bapak Ryan

Bapak Ryan

131.1k Dilihat · Selesai · Mary D. Sant
"Apa yang tidak bisa kamu kendalikan malam ini?" Aku memberikan senyum terbaikku, bersandar di dinding.
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.


Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.

Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.

Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!

Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.

Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.