
Kutukan Sang Alpha
Kianna Walpole · Sedang Diperbarui · 110.1k Kata
Pendahuluan
Kutukan Sang Alpha diciptakan oleh Kianna Walpole, seorang penulis eGlobal Creative Publishing.
Bab 1
Malam Pengorbanan Tahunan
Sebagai putri seorang Alpha, Waverly Scott memahami tata cara dan tujuan pengorbanan; untuk memenuhi tuntutan sang Serigala Merah, dengan harapan anggota mereka yang dipilih dapat menjadi Luna-nya.
Meski demikian, hal itu tidak membuat emosinya berhenti bergejolak tiap kali waktu Pengorbanan mendekat, takut kalau-kalau giliran bagi kawanannya tiba. Sebagaimana yang ayahnya katakan, berpartisipasi dalam Pengorbanan adalah kewajiban mereka, meski sang ayah tidak pernah memberitahukan alasannya.
Hari tersebut datang dan berlalu tiap tahun, dengan para anggota dari kawanan terpilih bertanya-tanya apakah perempuan pilihan mereka akan kembali. Sejauh ini, belum ada seorang pun yang kembali.
"Menurutku itu karena sang Serigala Merah membunuh kawanan tersebut gara-gara mereka tidak mengirimkan pasangannya!" seorang anak laki-laki berseru dengan antusias selagi menyeimbangkan diri di atas batu. Rambutnya diacak-acak oleh semilir angin sore yang bertiup melintasi area terbuka dari kota pertanian mereka yang kecil.
"Kudengar dia adalah orang Liar--tahu, 'kan, orang yang tidak bisa membedakan orang lain dalam wujud serigala mereka!" ujar anak laki-laki kedua.
Anak laki-laki ketiga ikut menimpali, "Yah, kudengar dia menyembunyikan jasad mereka di ruang bawah tanahnya! Jared McDuvern dari kawanan Rembulan yang memberitahuku."
"Mana mungkin Jared McDuvern tahu itu!" bocah kedua berteriak dengan nada menuduh.
"Aku juga mempertanyakan hal yang sama," Waverly berkata sambil menghampiri gerombolan anak itu dengan buku gambar di tangannya. Dia duduk di sebuah batu di sebelah mereka, kemudian meletakkan papan gambar di pangkuannya.
"Ayahnya, 'kan, seorang Alpha!" bocah kedua memberi tahu. "Dia tau hal-hal besar yang terjadi. Dia itu pewaris selanjutnya, tahu."
"Kau benar," komentar Waverly. "Tapi menurutku ..." dia mencondongkan tubuhnya ke anak-anak yang berkumpul di sekitarnya, kemudian berbisik, "menurutku, sang Serigala Merah adalah seorang penyihir yang menyamar."
Bocah itu melangkah mundur, terkejut. "Wow ... aku tidak pernah berpikir begitu."
"Kau, 'kan, memang tidak pernah berpikir, Tristan," bocah ketiga menyahut.
"Hei! Tarik ucapanmu!"
Anak ketiga itu menyeringai, "Bagaimana kalau kita lomba lari saja? Yang terakhir sampai di puncak bukit anjing goreng!"
Dalam sekejap, mereka pun pergi, dengan debu dari jalanan berkerikil menunjukkan tiga pasang jejak sepatu kecil yang berubah menjadi jejak serigala di ujung jalan.
Waverly memperhatikan pemandangan di sekitarnya, mencoba menentukan sebuah lanskap atau sosok untuk digambar. Dia membuka buku gambarnya dan membalik halaman-halaman yang dipenuhi gambar sepasang mata yang sama; sebelah hitam dan sebelah biru. Meskipun dia menggambarnya dengan gaya yang berbeda-beda, siapa pun yang melihat pasti sadar bahwa semuanya adalah sepasang mata yang sama. Namun, hari ini Waverly bertekad untuk menggambar sesuatu yang baru.
Dia memposisikan pensilnya di atas kertas dan mulai menggambar garis halus baru. Benaknya kembali memikirkan malam yang akan datang. Setiap tahun, sang Serigala Merah akan memilih kawanan mana yang akan menunjuk seorang kandidat untuk Pengorbanan Tahunan. Dari waktu sebuah kawanan terpilih, mereka punya waktu 4 tahun sebelum giliran mereka kembali tiba, untuk memastikan setiap kawanan dalam area tersebut menyediakan persembahan.
Saat terakhir kawanan Lycan terpilih adalah 3 tahun yang lalu. Menurut perhitungan, mereka masih memiliki setahun lagi sebelum memilih korban lain. Lantas, mengapa tangan Waverly agak gemetar?
Dia menatap gambarnya dan mendapati bahwa dia kembali menggambar mata itu.
"Waverly! Rupanya kau di sana!"
Waverly menyingkirkan pikirannya. Dia meletakkan pensilnya di antara dua halaman dan menutup buku tersebut. Ia menengadah dan melihat sosok bertubuh mungil berambut merah berlari menghampirinya, matahari yang tenggelam menegaskan semburat pirang di rambut gadis itu. Gadis itu jatuh terbungkuk dengan tangan di lututnya ketika berhenti.
"Aku tadi berlari mengelilingi kota untuk mencarimu, tapi Peter bilang kau pasti ada di rumahmu, lalu ketika aku sampai di sana, ibumu, maksudku sang Luna, mengatakan bahwa kau sedang bersama adikmu, dan ketika ternyata kau tidak sedang bersama Isadore--"
"Whoa, whoa, tenang, Reina. Kau sudah menemukanku. Ada apa?"
Reina menarik napas dan menegakkan tubuhnya. Matanya sangat besar untuk anak 10 tahun, tapi gadis itu mengingatkan Waverly pada Isadore saat seumurannya, membuat dia tidak mampu menahan senyum.
"Cowok-cowok."
Waverly tertawa kecil dan dengan cepat menutupi mulutnya dengan tangan, kemudian terbatuk untuk menyembunyikan cekikikannya.
"Cowok-cowok, ya?"
"Iya!" Reina memposisikan dirinya di atas batu di sisi Waverly, memaksanya untuk bergeser. "Mereka itu sangat ..."
"Menyebalkan?"
"Lebih tepatnya ... menjengkelkan. Mereka ingin kau tetap di tempat sementara mereka pergi bersama yang lain, dan ketika mereka kembali, mereka mengajakmu bermain seolah-olah mereka tidak baru saja meninggalkanmu. Itu tidak adil!" Reina menunduk sambil menendangi rumput di bawah sepatunya. "Aku juga ingin ikut berlari."
Waverly mengikuti arah tatapan Reina. "Apa ini tentang Bryce?"
Mata Reina dengan cepat naik. "Bryce? Tentu saja bukan!"
"Hmmm ... aku setuju, sih. Dia memang tampan. seorang murid Beta muda yang luar biasa."
Mata Reina berbinar. "Ya! Dia sangat gesit dan menguasai pelacakan dengan sangat cepat! Itu benar-benar—" gadis itu berhenti ketika bertatapan dengan mata kelabu gelap milik Waverly.
"Waverly ... bagaimana kau bisa tahu bahwa kau telah menemukan pasanganmu?"
Tiba-tiba kedua gadis itu terdiam, sehingga yang terdengar hanya gemersik angin dan suara anggota kawanan Lycan lain di rumah-rumah mereka dari kejauhan.
"Aku tidak tahu," jawab Waverly jujur. "Aku masih belum menemukan pasanganku."
Mata Reina membesar. "Belum? Aku pikir, di usiamu sekarang, kau seharusnya sudah punya pasangan!"
Kali ini Waverly benar-benar tertawa. "Kau pikir aku ini setua apa?!"
Reina mengangkat bahu, namun tidak menjawab.
Waverly tersenyum pada gadis di sebelahnya. "Hal itu terjadi pada waktu yang berbeda-beda dengan cara yang berbeda pula bagi setiap manusia serigala. Tapi, dari apa yang kudengar, butuh beberapa waktu untuk mengetahui apakah seseorang benar-benar pasanganmu. Ketika itu terjadi, tiba-tiba kau akan merasa terhubung dengan mereka dan langsung mencium aroma kesukaanmu. Lalu, semuanya akan terasa pas."
"Kau tahu apa aroma kesukaanku?" tanya Reina.
Waverly pura-pura berpikir sejenak, kemudian menggeleng.
"Burrito."
Keduanya tertawa sebelum tawa Reina terhenti. Sesosok tinggi kurus terlihat berlari kecil menuruni jalan. Sosok itu membawa sesuatu di tangannya, dan saat ia semakin dekat, Waverly segera mengenalinya.
"Demi Lycan, Finn, jika ini soal gaya pakaian Isadore lagi, aku tidak tahu apa yang--"
"Bukan tentang itu."
Waverly menatap mata coklat Finn dan terdiam ketika menyadari betapa serius abangnya yang biasanya terlihat sok itu.
"Ini tentang Pengorbanan."
Dia menyerahkan selembar kertas yang tadi Waverly lihat kepada gadis itu. Mata Waverly meneliti kata-kata yang tertulis rapi di bawah panji dengan lambang kawanan Serigala Merah.
"Kita telah dipilih."
Bab Terakhir
#100 Bab 100
Terakhir Diperbarui: 3/12/2026#99 Bab 99
Terakhir Diperbarui: 3/12/2026#98 Bab 98
Terakhir Diperbarui: 3/12/2026#97 Bab 97
Terakhir Diperbarui: 3/12/2026#96 Bab 96
Terakhir Diperbarui: 3/12/2026#95 Bab 95
Terakhir Diperbarui: 3/12/2026#94 Bab 94
Terakhir Diperbarui: 3/12/2026#93 Bab 93
Terakhir Diperbarui: 3/12/2026#92 Bab 92
Terakhir Diperbarui: 3/12/2026#91 Bab 91
Terakhir Diperbarui: 3/12/2026
Anda Mungkin Suka 😍
Hasrat Liar {Cerita Pendek Erotis}
Tangannya terasa begitu kuat dan yakin, dan dia tahu dia pasti bisa merasakan cairan basahnya yang merembes melalui bahan stokingnya. Dan begitu dia mulai menekan jari-jarinya ke celah lembutnya, cairan segarnya mengalir semakin panas.
Buku ini adalah kumpulan cerita pendek erotis yang menggairahkan yang mencakup romansa terlarang, romansa dominan & submisif, romansa erotis, dan romansa tabu, dengan akhir yang menggantung.
Buku ini adalah karya fiksi dan kesamaan dengan orang, hidup atau mati, atau tempat, peristiwa atau lokasi adalah kebetulan belaka.
Koleksi erotis ini penuh dengan seks panas dan grafis! Ini hanya dimaksudkan untuk orang dewasa di atas usia 18 tahun dan semua karakter digambarkan berusia 18 tahun atau lebih.
Baca, Nikmati, dan beri tahu saya cerita favorit Anda.
Kecanduan Teman Ayahku
BUKU INI MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EROTIS, PERMAINAN NAFAS, PERMAINAN TALI, SOMNOPHILIA, DAN PERMAINAN PRIMAL.
BUKU INI DIBERIKAN RATING 18+ DAN PENUH DENGAN KONTEN DEWASA.
BUKU INI ADALAH KOLEKSI BUKU-BUKU YANG SANGAT PANAS YANG AKAN MEMBUAT CELANA DALAMMU BASAH DAN MENCARI VIBRATORMU.
SELAMAT BERSENANG-SENANG, DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTARMU.
**XoXo**
"Kamu akan menghisap kontolku seperti gadis baik yang kamu adalah, oke?"
Setelah bertahun-tahun dibully dan harus menghadapi hidupnya sebagai tomboy, ayah Jamie mengirimnya ke sebuah peternakan untuk bekerja pada seorang pria tua, tetapi pria tua ini ternyata adalah fantasi terliarnya.
Seorang pria yang menidurinya dan mengeluarkan sisi femininnya. Jamie jatuh cinta pada Hank, tetapi ketika wanita lain muncul, apakah Jamie memiliki dorongan untuk memperjuangkan pria yang memberi hidupnya sedikit bumbu dan makna untuk terus hidup?
Paket: Aturan Nomor 1 - Tidak Ada Pasangan
"Lepaskan aku," saya merengek, tubuh saya gemetar dengan hasrat. "Aku tidak mau kamu menyentuhku."
Saya jatuh ke depan di atas tempat tidur lalu berbalik untuk menatapnya. Tato gelap di bahu Domonic yang berotot bergetar dan mengembang dengan hembusan napasnya. Senyum dalam dengan lesung pipitnya penuh dengan kesombongan saat dia meraih ke belakang untuk mengunci pintu.
Menggigit bibirnya, dia berjalan mendekati saya, tangannya menuju ke jahitan celananya dan tonjolan yang semakin membesar di sana.
"Kamu yakin tidak mau aku menyentuhmu?" Dia berbisik, membuka simpul dan menyelipkan tangan ke dalam. "Karena demi Tuhan, itulah yang selalu ingin aku lakukan. Setiap hari sejak kamu melangkah ke bar kami dan aku mencium aroma sempurnamu dari seberang ruangan."
Baru mengenal dunia shifter, Draven adalah manusia yang sedang melarikan diri. Seorang gadis cantik yang tidak ada yang bisa melindunginya. Domonic adalah Alpha dingin dari Red Wolf Pack. Sebuah persaudaraan dari dua belas serigala yang hidup dengan dua belas aturan. Aturan yang mereka sumpah tidak akan pernah dilanggar.
Terutama - Aturan Nomor Satu - Tidak Ada Pasangan
Ketika Draven bertemu Domonic, dia tahu bahwa dia adalah pasangannya, tetapi Draven tidak tahu apa itu pasangan, hanya bahwa dia telah jatuh cinta dengan seorang shifter. Seorang Alpha yang akan menghancurkan hatinya untuk membuatnya pergi. Berjanji pada dirinya sendiri, dia tidak akan pernah memaafkannya, dia menghilang.
Tapi dia tidak tahu tentang anak yang dikandungnya atau bahwa saat dia pergi, Domonic memutuskan aturan dibuat untuk dilanggar - dan sekarang apakah dia akan menemukannya lagi? Apakah dia akan memaafkannya?
Obsesi Terpelintir
"Kita punya aturan, dan aku-"
"Aku nggak peduli sama aturan. Kamu nggak tahu seberapa pengen aku ngewe kamu sampai kamu teriak kesenengan."
✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿-✿
Damian nggak percaya sama cinta, tapi dia butuh istri buat ngambil warisan yang ditinggalin pamannya. Amelia pengen balas dendam ke Noah, mantan suaminya yang selingkuh, dan apa cara yang lebih baik daripada nikah kontrak sama musuh bebuyutannya? Ada dua aturan dalam pernikahan pura-pura mereka: nggak boleh ada hubungan emosional atau seksual, dan mereka akan berpisah setelah kesepakatan selesai. Tapi ketertarikan mereka satu sama lain lebih dari yang mereka perkirakan. Ketika perasaan mulai jadi nyata, pasangan ini nggak bisa berhenti menyentuh satu sama lain, dan Noah ingin Amelia kembali, apakah Damian akan membiarkannya pergi? Atau dia akan berjuang untuk apa yang dia anggap miliknya?
Miliki Aku Ayah Miliarderku
PENGANTAR SATU
"Berlutut, Ava." Dia memerintah dengan nada yang membuat bulu kudukku merinding.
"Aku ingin kamu klimaks di wajahku, Josh."
"Aku tidak hanya akan klimaks di wajahmu, sayang. Aku akan klimaks di dalam dirimu dan mengklaim rahim perawanmu sebagai milikku setelah mengklaim keperawananmu."
Ava adalah seorang gadis muda yang jatuh cinta gila-gilaan dengan sahabat kakaknya, yang dua belas tahun lebih tua darinya tetapi menginginkan semua yang bisa dia tawarkan. Ava telah menyimpan dirinya untuknya, tetapi apa yang terjadi ketika dia menemukan rahasia terbesar Josh?
Apakah dia akan berjuang untuk cinta mereka atau akan pergi?
PENGANTAR DUA
"Aku suka kontolmu," kataku sambil mulai melompat lebih keras di atasnya. Aku siap untuk klimaks lagi dan aku siap membuatnya klimaks lagi.
"Aku suka vaginamu. Dan pantatmu," katanya sambil memasukkan jarinya ke pantatku.
"Oh Tuhan!" Aku berteriak. Ini sangat cabul dan sangat panas. "Klimaks untukku, sayang," katanya.
Ashley selalu tertarik pada ayah temannya, Pak Mancini, yang berasal dari Italia dan pria tampan untuk usianya. Tapi dia tidak pernah punya keberanian untuk mengungkapkannya kepada siapa pun, bahkan kepada temannya. Ketika kesempatan muncul saat Pak Mancini menawarkan untuk membayar biaya kuliahnya, Ashley tidak bisa menahan diri dan mengungkapkan fantasi terdalamnya kepadanya. Tapi sesuatu terjadi, dan itu akan membawa banyak kekacauan ke hatinya yang rapuh.
PENGANTAR TIGA
Dia bergumam, "Sayang, sayang, sayang," berulang kali. Tapi kemudian, "Aku tidak percaya aku begitu bodoh."
Aku terkejut, membuka mataku dan menarik diri untuk melihatnya. "Sayang?"
Dia mengakui, "Sadie, aku sangat menginginkanmu, selama bertahun-tahun. Aku terjaga di malam hari, memikirkan bagaimana rasanya bersamamu. Tapi aku tidak pernah bermimpi tentang ini!"
Menunggu liburan musim panas saat dia berusia 18 tahun adalah penantian terpanjang yang pernah dialami Sadie dalam hidupnya. Ini karena, dia akhirnya akan mendapatkan kesempatan untuk sendirian dengan ayah sahabatnya, Miguel, dan itu akan membuat semua mimpinya menjadi kenyataan.
Selama liburan mereka, mantan istri Miguel, yang masih mencintainya, membuat Sadie terkejut. Apakah dia akan bisa bertahan?
Kurasa Aku Tidur dengan Sahabat Terbaik Kakakku
"Ada apa, sayang... aku menakutimu ya?" Dia tersenyum, menatap mataku. Aku menjawab dengan memiringkan kepala dan tersenyum padanya.
"Kamu tahu, aku tidak menyangka kamu akan melakukan ini, aku hanya ingin..." Dia berhenti bicara ketika aku melingkarkan tanganku di sekitar kemaluannya sambil memutar lidahku di sekitar kepalanya sebelum memasukkannya ke dalam mulutku.
"Sial!!" Dia mengerang.
Hidup Dahlia Thompson berubah drastis setelah dia kembali dari perjalanan dua minggu untuk mengunjungi orang tuanya dan mendapati pacarnya, Scott Miller, berselingkuh dengan sahabatnya dari SMA, Emma Jones.
Marah dan hancur, dia memutuskan untuk pulang, tetapi berubah pikiran dan memilih untuk berpesta gila-gilaan dengan seorang asing.
Dia mabuk berat dan akhirnya menyerahkan tubuhnya kepada orang asing ini, Jason Smith, yang ternyata adalah calon bosnya dan sahabat kakaknya.
Istri Kontrak CEO
Benang Hasrat
"Kamu basah," katanya, suaranya seperti kerikil. Aku melengkung ke arahnya, tak berdaya. Kota menyaksikan melalui kaca, tapi aku tak peduli. Tidak saat mulutnya menyentuh tubuhku dan dia melahapku seperti orang yang kelaparan. "Jordan," aku terengah, jari-jariku terjerat dalam rambut tebalnya, pinggulku melengkung secara naluriah menuju mulut hangatnya. "Lebih keras," dia memerintah.
Di tengah kekacauan gemerlap elite Manhattan, Sophia Bennett berkuasa—tak tersentuh, tenang, dan sangat ambisius. Sebagai visioner di balik salah satu kerajaan mode yang paling cepat naik di New York, dia tidak hanya berjalan di runway—dia menguasai sorotan. Tapi ketika dia menangkap pacar lamanya di antara kaki wanita lain, dia tidak berteriak. Dia tersenyum.
Dan ketika dia pergi, dia meninggalkannya—bersama dengan investasinya, pengaruhnya, dan setiap dukungan yang pernah diandalkan perusahaannya. Tapi dia berjanji tidak akan kalah dalam permainan ini.
Lalu Jordan Pierce datang. Miliarder. Produser yang menawan. Tak terkendali. Semua sudut tajam dan janji berdosa. Dia melangkah ke dunianya dengan mengenakan dasi sutra dan senyum miring. “Mari kita bicara tentang karier mode kamu,” katanya. “Aku ingin ikut dalam visimu—dan mungkin juga dalam dirimu.” Chemistry mereka? Volatil. Ambisi mereka? Mematikan.
Di kota di mana kekuasaan adalah mata uang utama, jatuh cinta pada pria yang salah bisa membuat Sophia kehilangan segalanya yang telah dia perjuangkan.
Sekarang, dengan dunianya di ambang kehancuran, Sophia harus bertanya pada dirinya sendiri: Akankah dia mempertaruhkan segalanya untuk pria yang mungkin menghancurkannya lagi, atau menghancurkan cinta sebelum cinta menghancurkannya?
Ditolak Luna Mereka yang Patah
"Aku tidak hanya tertarik untuk berhubungan seks denganmu," Dia tersenyum dan mendekat, menggerakkan jarinya di leherku, "Aku ingin merasakan segalanya bersamamu."
"Bagaimana kalau kita tidak memakai pakaian setiap kali kita sendirian di mansion ini?" Aku terkejut dan terengah-engah saat dia berbisik di wajahku.
(Peringatan Konten: Bacaan berikut mengandung bahasa kasar, kekerasan, atau adegan berdarah yang ekstrem. Topik seperti pelecehan seksual dan kekerasan dibahas secara singkat yang mungkin sulit dibaca bagi sebagian orang)
Terikat dengan Kakak Tiri yang Obsesif
Ditujukan untuk pembaca dewasa yang menyukai romansa gelap yang kompleks secara moral, lambat terbakar, posesif, dan terlarang yang mendorong batasan.
KUTIPAN
Darah di mana-mana. Tangan gemetar.
"Tidak!" Mataku kabur.
Mata tak bernyawa itu menatapku kembali, darahnya menggenang di kakiku. Pria yang kucintai—mati.
Dibunuh oleh satu-satunya orang yang tak pernah bisa kuhindari - saudara tiriku.
Hidup Kasmine tidak pernah benar-benar miliknya. Kester, saudara tirinya, mengendalikan dan mengawasi setiap gerakannya.
Awalnya, semuanya manis dan bersifat kekeluargaan sampai berubah menjadi obsesi.
Kester adalah Alpha, dan kata-katanya adalah hukum. Tidak ada teman dekat. Tidak ada pacar. Tidak ada kebebasan.
Satu-satunya penghiburan Kasmine adalah ulang tahunnya yang ke dua puluh satu, yang seharusnya mengubah segalanya. Dia bermimpi menemukan pasangannya, melarikan diri dari kendali Kester yang menjijikkan, dan akhirnya mengklaim hidupnya sendiri. Tapi takdir punya rencana lain untuknya.
Pada malam ulang tahunnya, bukan hanya dia kecewa karena tidak dipasangkan dengan cinta dalam hidupnya, tapi dia juga mengetahui bahwa pasangannya adalah dia - Penyiksanya. Saudara tirinya.
Dia lebih memilih mati daripada dipasangkan dengan pria yang dikenalnya sebagai kakak sepanjang hidupnya. Pria yang akan melakukan apa saja untuk memastikan dia menjadi miliknya.
Tapi ketika cinta berubah menjadi obsesi, dan obsesi berubah menjadi darah, seberapa jauh seorang gadis bisa berlari sebelum dia menyadari tidak ada tempat lain untuk lari?
Anak Anjing Pangeran Lycan
"Sebentar lagi, kamu akan memohon padaku. Dan saat itu terjadi—aku akan memperlakukanmu sesuka hatiku, lalu aku akan menolakmu."
—
Ketika Violet Hastings memulai tahun pertamanya di Akademi Shifters Starlight, dia hanya menginginkan dua hal—menghormati warisan ibunya dengan menjadi penyembuh yang terampil untuk kelompoknya dan melewati akademi tanpa ada yang menyebutnya aneh karena kondisi matanya yang aneh.
Segalanya berubah drastis ketika dia menemukan bahwa Kylan, pewaris takhta Lycan yang sombong dan telah membuat hidupnya sengsara sejak mereka bertemu, adalah pasangannya.
Kylan, yang dikenal karena kepribadiannya yang dingin dan cara-cara kejamnya, sama sekali tidak senang. Dia menolak untuk menerima Violet sebagai pasangannya, namun dia juga tidak ingin menolaknya. Sebaliknya, dia melihat Violet sebagai anak anjingnya, dan bertekad untuk membuat hidupnya semakin seperti neraka.
Seolah-olah menghadapi siksaan Kylan belum cukup, Violet mulai mengungkap rahasia tentang masa lalunya yang mengubah segala yang dia pikir dia ketahui. Dari mana sebenarnya dia berasal? Apa rahasia di balik matanya? Dan apakah seluruh hidupnya adalah kebohongan?
Pengantin Palsu: Pembantu Manis Menjadi Nyonya Howard
Pembaca yang terhormat, karena beberapa masalah kesehatan, saya perlu memperlambat jadwal pembaruan untuk cerita kesayangan kita untuk sementara waktu. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda yang terus berlanjut!












