Bab 34

“Kejar dia.”

“Patahkan dulu kakinya, baru lengannya. Seret ke hadapan bos.”

Raungan hampir seratus preman menggulung sepanjang jalan. Ini nyaris jadi tawuran geng terbesar dalam sejarah Wavehaven. Tapi tak seorang pun menyangka, lawan mereka cuma satu orang—seorang pemuda berjeans dan kemeja putih...

Masuk dan lanjutkan membaca