Bab 686 Jenius Alfonso

Kakek itu melirik gelisah ke arah reruntuhan di kaki gunung.

“Sejak kejadian itu, arwah anak perempuan itu menetap di situ, jadi roh jahat.”

“Dia sengaja mencelakai orang-orang yang lewat.”

“Kayaknya Tuhan murka sama kita, makanya rumah itu dibuat ambruk.”

“Tapi hantunya bisa bikin tipu daya, ja...

Masuk dan lanjutkan membaca