Bab [14] Kejatuhan

Sari Wijaya menahan rasa mual yang bergejolak di perutnya. "Pak Lim, kita sudah sepakat. Saya serahkan kontrak ini, dan Bapak harus melepaskan sahabat saya."

"Beres." Halim Lim menghubungi seseorang lewat telepon. Setelah memberikan instruksi panjang lebar, ia mengetuk pintu kamar mandi dengan nada...

Masuk dan lanjutkan membaca