Bab [16] Kita adalah Teman

"Tenang saja, aku nggak ambil pusing kok." Rani Lestari tersenyum lembut, mencoba menenangkan sahabatnya.

Awalnya, hati Rani memang sempat goyah. Namun, dia selalu berusaha menahan perasaannya. Untunglah, tepat saat dia hampir terperosok lebih dalam, reaksi dingin Jaya Hartono menyadarkannya tepat ...

Masuk dan lanjutkan membaca