Bab [24] Membelanya

Kelembutan di sorot mata Tania Sutanto perlahan sirna, digantikan oleh riak kekesalan. Tatapannya menyiratkan ketidakpuasan saat ia mengibaskan tangannya dengan acuh tak acuh.

"Ya sudah, yang ini saja."

Dua staf penjualan itu saling berpandangan, melempar tatapan ragu, bimbang apakah harus membuka...

Masuk dan lanjutkan membaca