Bab [71] Sakit yang Sangat

Sari Wijaya terpaku, sorot matanya seketika meredup. Dengan kondisinya yang sekarang, bagaimana mungkin ia pantas bersanding dengan Fajar Prasetya yang hatinya begitu tulus mencintainya?

Ia menunduk, berusaha menyembunyikan gejolak emosinya, sementara senyum pahit tersungging di bibirnya. "Aku suda...

Masuk dan lanjutkan membaca