Bab [9] Menangani Urusan Terakhir

Reza Sentosa ragu sejenak, tetapi akhirnya hatinya luluh juga.

"Pak Liem, majukan mobilnya ke sana. Suruh mereka naik."

Begitu suaranya terdengar, sosok kurus lainnya muncul di persimpangan jalan, sambil memapah tubuh Sari Wijaya. Mata Rani Lestari memerah karena panik, air mata hampir tumpah dari...

Masuk dan lanjutkan membaca