Bab [95] Dia Tidak Mau

Wajah Ahmad Sentosa memucat pasi seketika. Matanya sarat dengan kebingungan dan amarah yang bercampur aduk. Ia memejamkan mata sejenak, berusaha mengusir pikiran-pikiran liar di kepalanya, namun saat ia membukanya kembali, tak ada lagi cahaya kehidupan di sana. Hanya tersisa kehampaan yang dingin da...

Masuk dan lanjutkan membaca