Bab 21

Di sisi lain, Andrew sudah meledak-ledak marah.

Begitu kembali ke apartemennya, hembusan AC yang seadanya pelan-pelan bikin pikirannya agak jernih. Tapi rasa nyeri di kakinya langsung bikin wajahnya berkerut menahan sakit.

Sekarang, kalau mau bergerak, dia cuma bisa mengandalkan kruk.

Setelah di...

Masuk dan lanjutkan membaca