CH315

Salah satu perempuan itu buru-buru berdiri di antara kami. “Bos bilang—”

“Bodoh amat!” Nami menjerit, suaranya melengking sampai menusuk telinga. “Copotin!”

Ia berputar ke arah Adele, menghentakkan kaki seperti bocah manja.

“Lihat ini! Dia ngerusakin. Terus buat apa? Dia yang ditawarin kayak hadi...

Masuk dan lanjutkan membaca