CH35

Kepala Keiji meledak dalam semburan darah, panas dan mengalir deras ke arahku. Tubuhnya ambruk di atasku. Aku menjerit. "Lepaskan aku! Lepaskan aku!"

Dua Tetua yang menahanku jatuh bersamaan, tubuh tak bernyawa mereka terhempas ke lantai batu yang dingin. Sebuah teriakan, tajam dan nyaring, menembu...

Masuk dan lanjutkan membaca