CH43

Ari

Air mata Ari sempat terhenti sejenak, bibir bawahnya bergetar saat ia menatap Tsuneo dengan tatapan terluka.

"Tapi Tsuneo," rengeknya, "dia menyerangku! Aku berkata jujur!"

Tatapan Tsuneo kembali padanya, dan kali ini, kemarahan yang mendidih di balik permukaannya yang dingin tak bisa disalahar...

Masuk dan lanjutkan membaca