Bab [136] Tidak Bisa Membalas

Anila mengangguk pelan. “Aku tahu. Makanya aku terima. Aku percaya, bahkan kalau Papa dan Kakak masih hidup dan ada di sini, mereka juga bakal setuju. Dendam kita sudah terbalaskan. Bunuh orang lebih banyak lagi cuma bakal numuhin dendam baru. Mending kita lepasin semua benci ini, terus mulai ngeban...

Masuk dan lanjutkan membaca